Beranda Lainnya Lipsus Aktin Isarwan : Komitmen Mengubah Hopa-Hopa, Mengembalikan Kejayaannya

Aktin Isarwan : Komitmen Mengubah Hopa-Hopa, Mengembalikan Kejayaannya

4114
Lurah Hopa-Hopa, Aktin Isarwan, Y., S.Sos

Kelurahan Hopa-Hopa, Kecamatan Wawotobi merupakan satu dari sekian kelurahan tua di Wawotobi. Berdiri sejak tahun 1980-an, Hopa-Hopa terus mengalami kemunduran. Khususnya dalam penataan pemerintahan.

Kemunduran ini semakin dirasakan di daerah yang dijuluki kambo wonua morini sejak mencapai masa-masa kejayaannya sejak belasan tahun lalu. Tepatnya 9 tahun lalu, Hopa-Hopa bahkan disebut mencapai titik terendah dalam bidang pembangunan.

Namun kini, perlahan dalam satu tahun terakhir, Hopa-Hopa kembali menuju masa keemasannya. Adalah sejak pergantian Lurah, yang kini dijabat Aktin Isarwan Y., S.Sos. Berasal dari kaum muda, ia berkomitmen mengulang sejarah Hopa-Hopa.

Aktin diangkat sebagai Lurah pada tahun 2016. Meski bukan warga Hopa-Hopa, namun hubungan dirinya dengan Hopa-Hopa sangat dekat. Sebab ayahnya, adalah pelaksana pertama awal pembentukan Kelurahan Hopa-Hopa.

Aktin sendiri berusaha menghadirkan konsep pelayan masyarakat dalam menjalankan pemerintahan. Kesehariannya pun dirinya berusaha menghilangkan pola pikir warganya jika Lurah adalah penguasa.

Konsep ini menjadi komitmen Aktin, seperti dalam bertugas, dirinya lebih memilih mengerjakan semua secara mandiri dibanding memerintahkan aparatnya. Meski kemudian dibantu, niat itu lahir tanpa ada unsur paksaan.

“Saya punya Komitmen membangun Hopa-Hopa. Dan itu hal yang harus saya realisasikan, karena ini adalah amanah kepada saya dan akan saya jalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya serta dengan sejujur-jujurnya.” Kata Aktin.

Visi – Misa Aktin pun dipaparkannya bakal melibatkan semua unsur. Sebab menurutnya, program yang lahir adalah program yang diminta oleh masyarakat sehingga harus melibatkan masyarakat. Ia mencontohkan adalah pembuatan Perpustakaan.

“Program-program kita ini akan melibatkan semua unsur masyarakat, mulai dari Tokoh Masyarakat, Pemuda atau remaja dan juga ibu-ibu. Kita libatkan semua untuk membangun daerah ini. Saya mohon dukungan dan bimbingan semua pihak,”¬†ujarnya.

“Kami selalu berupaya melahirkan program-program inovasi yang akan kita sampaikan kepada masyarakat, sesuai dengan keperluan dan kebutuhan masyarakat,” kata Aktin.

Selain sektor infrastruktur, diakui Aktin ada tiga hal lainnya yang menjadi prioritas, adalah ekonomi, pendidikan dan keagamaan. Masing-masing sektor ini sudah mulai digenjot, seperti bidang ekonomi adalah pemanfaatan SDA dan peningkatan sisi pertanian.

Sementara sisi pendidikan dan agama dijadikan satu untuk saling menunjang. Diharapkan, masyarakat Hopa-Hopa yang bersifat heterogen mampu menguasi segala lini, berilmu dan beriman. Dengan harapan ini, Hopa-Hopa bisa menjadi acuan dan menjual di masyarakat luas.

“Harapan saya agar saat Hopa-Hopa tidam lagi dipimpin saya, setidaknya ada hal yang bisa menjadi memori yang bakal dikenang seterusnya.” Ucapnya. (**)