Beranda Lainnya Kesehatan Bupati Konawe Kukuhkan 297 Perawat Desa se-Kabupaten Konawe

Bupati Konawe Kukuhkan 297 Perawat Desa se-Kabupaten Konawe

820

Kampung Konawe
Unaaha, – Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa, Selasa (2/5) tadi menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) penetapan perawat desa ke 297 tenaga perawat desa se-Kabupaten Konawe di Hotel Nugraha.

Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan kerjasama Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Konawe, seperti hasil keputusan pelaksanaan kerjasama seperti yang tertuang pada saat pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Konawe beberapa waktu lalu.

Kery Saiful Konggoasa dalam sambutannya mengatakan, pengukuhan sekaligus pelepasan tenaga perawat desa ini merupakan implementasi dari Program Pemda Konawe yakni Perisai, khususnya di bidang kesehatan.

Lanjut Kery, tenaga perawat ini diharapkan mampu menjadi jawaban atas permasalahan yang ada di desa khususnya bidang kesehatan. Tak hanya itu, perawat yang diturunkan merupakan kekuatan maksimal dalam menangani masalah-masalah kesehatan yang ada.

“Program ini merupakan gagasan PPNI, namun sangat kita sambut karena sejalan dengan program kita, makanya kami instruksikan agar program ini benar-benar dikawal, sebab kebutuhan ini mencakup banyak orang” ujar Kery.

Kery berharap, agar tenaga perawat yang telah dikukuhkan bisa melaksanakan tugas dengan maksimal. Harapannya jangan ada perawat yang hanya semangat di awal-awal saja, sehingga menjadi problem baru lagi nanti di lapangan.

Soal kesejahteraan, Kery menjanjikan akan terus mengupayakan yang terbaik buat perawat desa. Untuk saat ini masih pada kisaran standar, namun Kery berjanji akan meninjau kembali mana-mana yang harus diperhatikan agar semua berjalan maksimal.

Masalah perawat yang tidak masuk, Kery berpesan agar jangan berkecil hati, sebab proses rekrutmennya memang dilakukan secara ketat, sehingga hanya sebagian saja yang bisa diterima. Soal perawat yang asli desa, Kery menekankan bukan hal itu yang syarat namun punya standar masing-masing.

“Sekarang masih satu, kedepan akan kita lihat lagi jika memungkinkan adanya penambahan. Harapan terbesar kita semoga perawat-perawat ini bisa dijadikan Pegawai Negeri Sipil (PNS), sebab tenaga kesehatan adalah yang paling dibutuhkan dan ini akan jadi prioritas juga.” Tandas Kery.

Acara penyerahan ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Konawe, Sekda Konawe, Ketua DPRD Konawe, Kepala SKPD, Camat, Lurah dan Kades, serta tenaga perawat desa se-Kabupaten Konawe. (KS/Red)