Beranda Kampung Sultra Desa Morehe Terancam Dicoret dari Kabupaten Konawe, Ini alasannya

Desa Morehe Terancam Dicoret dari Kabupaten Konawe, Ini alasannya

993
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Konawe, Jumrin Haba
Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Konawe, Jumrin Haba

Kampung Konawe
Unaaha, – Desa Morehe, Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) terancam bakal tak lagi menjadi bagian dari wilayah Kabupaten Konawe. Desa yang definitif dan telah terigistrasi di pusat beberapa tahun lalu, ternyata selama ini masuk di wilayah kawasan hutan lindung Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Konawe, Jumrin Haba saat ditemui membenarkan, jika Desa Morehe bisa jadi keluar dari wilayah pemerintahan Konawe. Mengingat kebijakan pemerintah pusat jika suatu desa berkedudukan di wilayah kabupaten lain apa lagi masuk dalam kawasan hutan lindung. Maka Perda tentang penetapan Desa Morehe mau tidak mau harus dicabut.

“Sepanjang desa tidak memenuhi persyaratan maka desa itu harus dihapus apa lagi adaya kebijakan pemerintah yang melarang wilayah desa masuk di kawasan lindung.” kata Jumrin.

Meski begitu, bersama Anggota Komisi I lainnya yang membidangi masalah pemerintahan tak mau tinggal diam. Upaya mencari solusi mulai dipikirkan salah satunya mengajak masyarakat, tokoh pemuda dan pemerintahan Kecamatan Uepai untuk memikirkan solusi terbaik. Tiga desa ikut dilibatkan diantaranya Desa Morehe, Desa Rawua dan Desa Grandis.

“Ada solusi yang kami tawarkan sesuai aspirasi masyarakat kalau sebagian Desa Rawua mau menjadi desa morehe supaya desa ini tetap ada. Apa lagi Desa Rawua sudah teregister di pusat, sayang jika desa tersebut harus dihapus.” ujar Jumrin.

Namun, Jumrin mengatakan, pihaknya tidak mau mengambil keputusan sepihak dengan tawaran yang diberikan. Untuk itu pihaknya memberikan kesempatan melakukan musyawarah desa kepada masyarakat untuk mencari kesepakatan.

“Kalau memang ada kesepakatan selama itu masyarakat tidak keberatan untuk menyerahkan sebagian wilayahnya. Itupun kita harus kaji dulu apakah memenuhi persyaratan atau tidak. Kalau memang memenuhi persyaratan maka perda pembentukan desa harus dirubah seperti luas wilayah dan jumlah penduduk. Kemudian kita membuat Perda inistif pembentukan Desa Morehe.” tutup Jumrin. (KS/Arsyam)