Beranda Kampung Hukrim Kasus Penyalahgunaan Obat Terus Bertambah, Dua Korban Meninggal

Kasus Penyalahgunaan Obat Terus Bertambah, Dua Korban Meninggal

118
Kabid penindakan BNNP Sultra, Bagus Hari (Foto : Eko)

Ibu Kota
Kendari, – Korban penyalahgunaan obat di Kota Kendari dan sekitarnya terus bertambah, BNNP Sulawesi tenggara mengungkapkan hingga Kamis siang 14/9, setidaknya 53 orang dilaporkan mengalami kehilangan kesadaran, dan harus mendapatkan perawatan intensif rumah sakit.

Selain warga kota Kendari, korban konsumsi obat berbahaya ini juga berasal dari Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, kesemuanya memiliki ciri-ciri yang sama, berupa kejang dan kehilangan kesadaran hingga berbuat diluar kendali.

Kepala Bidang Penindakan BNN Sultra, Bagus Hari, mengungkapkan jumlah korban terus bertambah dari laporan Selasa malam hingga Kamis 14 September siang.

“Sudah ada 53 orang korban, dua diantaranya meninggal dunia yakni korban N,11 tahun warga sekitaran THR Kelurahan Kadia dan R 20 tahun warga jalan Bunga Palem Kelurahan Watu watu,” kata Bagus.

Dikatakan, kejadian masal ini cukup misterius karna kejadian yang hampir bersamaan, dengan efek yang lebih tinggi kejadian umum efek mabuk obat tremadol pada umumnya.

“Kami perkirakan dosis yang terkandung dalam obat obatan berbahaya ini lebih tinggal atau bahkan merupakan racikan atau hasil mix dengan menambah kadar zat tertentu,” kata Bagus.

Bagus mengaku, penyidikan terhadap kejadian luar biasa ini terus dilakukan bersama dengan pihak kepolisian dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi atau pun korban yang sudah stabil dari efek obat.

“Saat ini pihak BNN tengah melakukan test laboratorium terhadap sampel obat yang ditemukan,” ucap Bagus. (KS/Eko)