Beranda Ragam Kemenag Konawe Gelar Peringatan Maulid Nabi

Kemenag Konawe Gelar Peringatan Maulid Nabi

121
Kepala Kantor Kemenag Konawe, Ahmad Lita R., S.Ag., M.Pd
Kepala Kantor Kemenag Konawe, Ahmad Lita R., S.Ag., M.Pd saat memberikan sambutan dalam acara peringatan Maulid Nabi

Kampung Konawe
Unaaha, – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, Kamis (7/12) menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad 1439 Hijriah di Aulan Kantor Kemenag Konawe.

Acara peringatan tersebut dirangkaikan dengan lomba penataan telur hias alias male. Dihadiri Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Konawe, Kepala KUA Kecamatan, Dharmawanita Kemenag Konawe dan segenap karyawan.

Hadir sebagai pembicara, Dra. Hj. Sitti Shaleha. Pesan meneladani sikap dan perilaku Nabi besar umat islam itu disampaikan pada segenap tamu yang hadir.

Kepala Kantor Kemeng Konawe, Ahmad Lita R., S.Ag., M.Pd menjelaskan, peringatan Maulid Nabi baginya khususnya instansinya tak sekedar seremoni belaka yang mengikuti trend masyarakat.

“Sebagai instansi yang bergerak di keagamaan tentunya perayaan seperti ini sangat penting dan mempunyai makna bagi kami. Misalnya Maulid ini banyak contoh yang bisa kita terapkan.” Kata Ahmad Lita dalam sambutannya.

Dijelaskannya, beberapa pelajaran yang mampu dipetik yakni soal menumbuhkan sikap mencontoh kehidupan Nabi, meneladani nilai ajaran Nabi dan melestariakn ajaran Nabi.

“Dari seperti inilah kami harapkan, pegawai-pegawai di lingkup Kemenag Konawe bisa mengambil pelajaran. Dapat menjaga dan melestarikan ajaran-ajaran Nabi.” Kata Ahmad Lita.

Kendati demikian, diakui Ahmad Lita ada perbedaan persepsi dalam perayaan maulid. Namun, dirinya tak persoalkan hal itu dan mempersilahkan untuk dijalankan dan tidak menjalankan tanpa saling merusak masing-masing kepercayaan.

“Perbedaan itu biasa. Namun pada dasarnya disini kami merayakan maulid hanya semata-mata menjaga budaya islam untuk tidak dilupakan.” Ujarnya.

Terkait pandangan keagamaan lainnya, dirinya pun tak ingin berpanjang lebar, namun dirinya berpesan agar setiap tindakan dilihat dari sisi positifnya saja. (KS/Red)