Beranda Ragam Konawe Bakal Wakili Sultra Pada Ajang IRSA 2017

Konawe Bakal Wakili Sultra Pada Ajang IRSA 2017

69
Kasat Lantas Polres Konawe, AKP Jumiran

Kampung Konawe

Unaaha, – Kabupaten Konawe bakal menjadi satu-satunya wakil Sultra dalam ajang Indonesia Road Safety Award (IRSA) tahun 2017. Konawe bakal bersaing dengan 70 kabupaten/kota se-Indonesia.

Ajang ini merupakan penilaian dibidang keselamatan lalulintas yang dinahkodai langsung Kasat Lantas Polres kabupaten/kota masing-masing peserta. Konawe sendiri, Sat Lantas Polres Konawe bakal menjadi promotor suksesnya perhelatan kegiatan ini.

Konawe sendiri mengikuti ajang ini usai diterima sebagai peserta oleh panitia IRSA di bawah Korlantas Polri. Ajang ini sendiri kini dalam tahap memasuki peninjauan wilayah dengan jenjang seleksi sejak Juli lalu dan akan diumumkan pada November mendatang.

“Jurinya nanti lembaga-lembaga independen yang membahas tentang keselamatan lalulintas. Penilaiannya juga kita tidak ketahui waktunya karena ini sifatnya mendadak sehingga harus senantiasa bersiap.” Kata Kasat Lantas Polres Konawe, AKP Jumiran, saat ditemui, Rabu, (6/9) lalu.

AKP Jumiran mengungkapkan, IRSA ini melibatkan beberapa pihak yang akan mensukseskan ajang ini. Setidaknya ada lima pilar yang dilibatkan. Penilaian lapangan sendiri akan dilakukan pada Oktober mendatang. Hasilnya akan menjadi bahan perbaikan baik pemerintah maupun kepolisian masing-masing di bidang lalulintas.

“Untuk mensukseskan ini kita harus bersinergi dengan 5 pilar keselamatan sebagaimana diatur dalam Kepres Nomor 13 Tahun 2014 yakni perencanaan yang berkeselamatan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, manusia yang berkeselamatan dan keselamatan pasca kecelakaan.” Kata AKP Jumiran.

“Tatanannya itu sudah jelas, yakni Bappeda, Dinas PU, Dinas Perhubungan, Satuan Lalulintas, Dinas Kesehatan dan Jasa Raharja.” Lanjutnya. Hasil ajang ini akan menjadi rekomendasi dalam penatanan ke depan, mulai perencanaan hingga persoalan yang nantinya dinilai kurang saat perlombaan.

Menurut AKP Jumiran, kendala sejauh ini masih seputar kondisi fisik jalan, mulai jalan berlubang, marka jalan hingga penggunaan trotoar. Sehingga dirinya akan kembali mengajak unsur untuk terlibat mensukseskan salah satu ajang bergensi bidang lalulintas. (KS/Red)