Beranda Kampung Sultra Kondisi Jalan Makin Parah, Pemda Konut Tuding Pemda Konawe “Membiarkan”

Kondisi Jalan Makin Parah, Pemda Konut Tuding Pemda Konawe “Membiarkan”

1484

Kampung Konut
Unaaha, – Kondisi jalan trans sulawesi di Desa Paku, Kecamatan Morosi yang menghubungkan Kabupaten Konawe dan Konawe Utara (Konut) kian parah. Pemda Konawe sebagai pemilik wilayah dituding membiarkan.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Masyarakat yang merasakan akibatnya. Tapi Pemda Konawe sepertinya menutup mata. Harus ini segera ditangani, jangan menunggu korban jiwa.” Ujar Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal Kabupaten Konut, Alisa yang ditemui di lokasi jalan rusak.

Kondisi ini disorot Alisa, sehubungan dengan kerugian yang dialami pemerintahnya. Menurutnya, kondisi ini mempengaruhi kehadiran pegawai dilingkup pemerintahan daerahnya. Sebab, sebagai akses utama, kondisi jalan yang makin parah ini pengendara sangat sulit untuk melaluinya.

“Sejak ini jalan rusak, kehadiran pegawai di Konut itu menurun, ada yang tidak masuk berhari-hari bahkab berbulan dan ini tidak bisa disalahkan siapa-siapa sebab memang jalan parah begini.” Ujar Alisa.

Eselon II-b ini menyesali kondisi jalan tersebut yang terkesan dibiarkan, bahkan kontraktornya tak ada kabar begitu juga Pemda Konawe yang hingga saat ini belum ada langkah efektif yang dikeluarkan untuk menanggulangi jalan rusak tersebut.

“Kontraktor proyeknya mana, Pemda Konawe juga mana. Kasian masyarakat, harus mengantri panjang bahkan sampai menginap di jalan karena ini. Merugikan sekali semua kalangan ini.” Pungkas Alisa.

Menurut pantauan di lapangan, kondisi jalan rusak di Desa Paku tersebut cukup memprihatinkan, genangan lumpur hingga puluhan centi meter. Kondisi ini menyulitkan pengendara untuk melalui jalanan ini. Akibatnya, antrian pengendara mengular untuk melalui jalur tersebut.

Tak jarang ada kendaraan yang mogok ditengah jalan akibat tak mampu menembus tebalnya lumpur. Kondisi ini diperparah dengan hujan yang tak menentu yang menanmbah licin jalan. Para pengendara berharap, kondisi ini segera diperbaiki oleh Pemda Konawe maupun provinsi Sultra. (KS/Red)