Beranda Kampung Hukrim Menuju Konawe Kota Tertib Lalulintas

Menuju Konawe Kota Tertib Lalulintas

388
Sosialisasi implementasi Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.

Kampung Konawe
Unaaha, – Dalam rangka meminimalisir terjadinya Kecelakaan Lalulintas (Lakalantas), Dinas Perhubungan Kabupaten Konawe, menggandeng Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Konawe melakukan sosialisasi implementasi Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalulintas dan Angkutan Jalan.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Balai Desa Lahotutu, Kecamatan Wonggeduku Barat, Kabupaten Konawe, Kamis (6/4). Ini sekaligus memberikan pendidikan tentang etika dan keselamatan berlalulintas pada masyarakat serta peningkatan kelaikan kendaraan bermotor.

Kepala Bidang Lalulintas Angkutan Jalan, Dinas Perhubungan Kabupaten Konawe, Burhanudin mengatakan, sosialisasi ini untuk mengimplementasikan UU No. 22, mengingat selama kurun waktu 8 tahun diterbitkan, masuarakat banyak yang belum paham.

“Dengan sosilisasi ini, kita harapkan agar masyarakat bisa menjadi¬†pelopor berlalulintas baik dalam keluarga, lingkungan maupun masyarakat pada umumnya. Sehingga pada akhirnya Kabupaten Konawe akan menjadi kota tertib lalulintas.” kata Burhanuddin.

Dengan sosialisasi ini, menurut Burhanudin, dapat memberikan pelajaran pada masyarakat tentang pentingnya mengawali keselamatan berlalulintas melalui diri masing-masing.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Konawe, AKP Jumiran mengatakan, kegiatan bersama Dinas Perhubungan untuk menjalin sinergi. Berkolaborasi memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat khususnya kepada orang tua agar bisa memberikan pemahaman terhadap anaknya.

“Sengaja kita menyentuh masyarakat. Karena kalau sosialisasi itu ditujukan hanya kepada anak sekolah di sekolah-sekolah, kampus¬†semantara orang tuanya tidak ikut mendengar. Karena perhatian kepada anak itu adalah peran orang tua yang paling penting.” tutur AKP Jumiran.

“Untuk membentuk budaya tertib. Supaya masyarakat kita ini kedepan patuh terhadap hukum terhindar dari kecelakaan lalulintas yang karena disebabkan tidak ada pengetahuan tentang etika.” tutup Perwira Tiga balak itu. (KS/Arsyam)