Beranda Kampung Sultra PAW Sukiman, Pemprov Sultra Bantah Ada Dokumen Usulan ke Gubernur

PAW Sukiman, Pemprov Sultra Bantah Ada Dokumen Usulan ke Gubernur

238
Kabag Otoda Biro Pemerintah Propinsi Sultra, Tomi Indra Sukiadi

Kampung Konawe
Unaaha, – Masalah Pergantian Antar Waktu (PAW) Politisi Demokrat, Anggota DPRD Kabupaten Konawe, Sukiman Tosugi yang ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi KPUD Konawe terus bergulir.

Enam bulan pasca putusan pengadilan, proses PAW Sukiman oleh rekannya, Muh. Akhrul Sainal Bahasa tak kunjung ada kejelasan. Padahal mekanisme Undang-undang MD3 telah mengatur mekanisme PAW maksimal 2 pekan.

Mengenai informasi dokumen PAW Sukiman kini menjadi urusan Pemprov, Kepala bagian (Kabag) Otonomi Daerah (Otda) Biro Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Tomi Indra Sukiadi membantah hal tersebut.

Tomi mengatakan, hingga saat ini surat Pergantian Antar Waktu ( PAW ) dari partai Demokrat Kabupaten Konawe belum tiba di meja kerjanya.

“Suratnya belum ada yang sampai ke kami pak,” kata Tomi saat dihubungi awak media, Senin ( 10/7/2017 ) kemarin melalui via telpon selulernya.

Tomi membenarkan, jika ada dari sekertariat DPRD Kabupaten Konawe yang datang koordinasi menanyakan tentang prosedur PAW dari partai Demokrat. Tetapi setelah itu ķata dia belum ada tindak lanjut dari pertemuan tersebut.

Pengganti Sukiman Tosugi, Muh. Akhrul Sainal Bahasa

“Sejak pertemuan itu hari pak, belum ada tindak lanjut, belum ada surat masuk. Yang ada hanya koordinasi awal saja dan itu kira-kira dua minggu yang lalu,” ujar Tomi.

Tomi menyebut sampai saat ini pihaknya masih menunggu surat PAW dari partai Demokrat Kabupaten Konawe untuk segera diproses sesuai mekanisme aturan perundan-undangan.

Sebagaimana informasi yang dihimpun media ini bahwa proses PAW Sukiman Tosugi ini sudah diplenokan oleh KPUD Konawe. Namun Proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Muh Akrul sebagai anggota dewan tak kunjung dilaksanakan.

Menurut Muh Akrul, peraih suara terbanyak kedua pada pileg 2014 lalu, hal itu disebabkan karena Surat Keterangan (SK) penetapan pergantian antar waktu ( PAW ) tak kunjung ditanda tangani oleh pimpinan tertinggi daerah Kabupaten Konawe, Kery Saiful Konggoasa.

Muh. Akhrul S.B mengungkapkan, dirinya telah melakukan segala upaya dalam mempertanyakan haknya itu namun terkesan ada unsur lain sehingga surat persetujuan pengangkatan dirinya tak kunjung ditandatangani Bupati.

“Semua sudah lengkap, dua pimpinan DPRD sudah tanda tangan tinggal Ketua DPRD dan Bupati. yang menjadi masalah, sampai sekarang kami tidak diberi kejelasan,” kata Muh. Akhrul S.B saat ditemui, Sabtu, (8/7). (KS/Red)