Beranda Lainnya Pariwara Pemda Konut Siapkan Raperda Tentang Pemberian Insentif Bagi Lansia

Pemda Konut Siapkan Raperda Tentang Pemberian Insentif Bagi Lansia

223
Kadis Dinsos Konut, Drs. Untung, M.Si

Kadis Dinsos : “Insentif Bagi Lansia Bakal Terealisasi Tahun Depan”

Pariwara

Kampung Konut,
Wanggudu, – Wacana Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Utara (Konut) untuk memberikan insentif bagi para Lanjut Usia (Lansia) bakal terealisasi pada Tahun 2018 mendatang.

Untuk mengimplementasikan program tersebut Pemda Konut kini tengah mempersiapkan rancangan Peraturan Daerah (Perda) sebagai dasar hukum pemberian insentif bagi lansia yang berumur 63 sampai 70 tahun.

“Hal ini berdasarkan wacana yang di canangkan Bupati Konawe Utara, H. Ir. Ruksamin, M.Si pada saat rapat evaluasi beberapa lalu bersama Dinas Sosial (Dinsos),” hal ini diungkapkan Kadis Dinsos Konut, Drs. Untung, M.Si saat ditemui, Kamis, (13/7)

Untung mengatakan, saat ini pihaknya tengah merancang draf Perda yang akan mengatur tentang kebijakan dan penyaluran dana insentif bagi lansia yang anggaran bersumber dari APBD Konawe Utara 2018. Draf itu bakal diselesaikan tahun ini.

“Kami target draf perda bakal tuntas tahun ini agar pelaksanaannya bisa terealisasi tahun depan,” kata Untung.

Lebih jauh Untung mengatakan, jumlah lansia yang berusia 63-70 tahun yang berdomisili di wilayah konawe Utara terhitung berjumlah 1.048 jiwa. Para Lansia akan menerima besaran uang hingga ratusan ribu rupiah selama per tiga bulan.

“Inilah nantinya yang akan menerima santunan yang besarannya diperkirakan sebesar 200-250 ribu setiap bulan yang akan dibayarkan per triwulannya,” kata Untung.

Untung kembali menjelaskan, para Lansia yang dikategorikan layak untuk menerima insentif merupakan lansia yang berdomisili di Kabupaten konawe Utara serta termasuk dalam data penduduk kurang mampu.

“Sementara bagi pensiunan PNS, TNI atau Polri tidak termasuk di dalamnya,” jelasnya.

Selain rancangan Perda, kata Untung,  Dinsos juga mengatur mekanisme penyaluran dana insentif bagi lansia, pihaknya juga akan mempersiapkan kelengkapan administrasi lainnya seperti pembuatan kartu lansia yang akan di bagikan kepada para penerima manfaat (lansia) dan ditargetkan tuntas pada akhir tahun ini.

“Kedepannya kartu lansia hanya bisa dipergunakan untuk sipenerima manfaat, dan sifatnya tidak bisa diwariskan. Jika yang bersangkutan sudah meninggal dunia atau pindah domisili, maka kartu tersebut akan dicabut,” pungkasnya. (KS/Bobi)