Beranda Ibu Kota Registrasi SIM Card Menggunakan KK dan NIK Wajib Dilakukan Oleh Seluruh Pengguna...

Registrasi SIM Card Menggunakan KK dan NIK Wajib Dilakukan Oleh Seluruh Pengguna Handphone

65

Ibu Kota
Kendari, – Banyak Informasi beredar jika registrasi ulang kartu operator selular menggunakan NIK dan KK itu hoax, namun hal tersebut salah. sebab sudah ditegaskan langsung oleh, Anthony Sitorus selaku Manager Branch Telkomsel Kendari saat menggelar konfrensi pers di kantor Grapari Telkomsel.

“Sesuai informasi yang beredar tentang registrasi ulang SIM card menggunakan NIK dan KK itu benar sesuai instruksi Kementerian Informasi dan Informatika (Kominfo),” tegasnya.

Registrasi tersebut sudah dimulai sejak 31 Oktober 2017 hingga Februari 2018 mendatang. Baik pelanggan lama maupun pelanggan baru dari semua operator seluler diwajibkan melakukan registrasi kartu SIM, namun caranya sedikit berbeda. Untuk pelanggan lama semua operator (Telkomsel, XL Axiata, Indosat, Tri, dan Smartfren) pelanggan cukup mengikrimkan pesan SMS ke nomor 4444 dengan format: ULANG# (16 digit NIK)#(16 digit nomor KK)#.

Sementara bagi pengguna ponsel yang tak melakukan pendaftaran, pemerintah akan melakukan tindakan tegas. Menurutnya, sanksi akan diterapkan bertahap. Pada tahap awal, pemerintah akan memblokir layanan panggilan telepon dan SMS bagi pelanggan yang tak melakukan registrasi hingga 30 hari setelah batas akhir, yakni 30 Maret 2018.

“Lalu ditambah waktu 15 hari lagi (jika pelanggan belum registasi) mereka tidak akan bisa melakukan panggilan, menerima panggilan, SMS, dan akses internet pun dimatikan,” bebernya.

KTP atau KK palsu tidak bisa digunakan untuk registrasi, karenadatabase operator seluler tersambung ke Dinas Kependudukan dan Kantor Catatan Sipil (Dukcapil), sehingga keaslian dokumen dapat langsung diverifikasi.

Sementara itu terkait keamanan data pelanggan yang banyak diragukan oleh publik, pihak Telkomsel memastikan jika data yang mereka miliki seluruhnya aman.(KS/Fd)