Beranda Kampung Hukrim Ribuan Personil Kepolisian dan Instansi Terkait Terlibat Dalam Operasi Ramadniya 2017

Ribuan Personil Kepolisian dan Instansi Terkait Terlibat Dalam Operasi Ramadniya 2017

90
Ketgam : Dirlantas Polda Sultra, Kombespol Wisnu Putra. S.H, S.IK saat mengecek persiapan di Pelabuhan Nusantara.

Ibu Kota
Kendari, – Apel gelar pasukan operasi Ramadniya 2017 dilangsungkan di lapangan SSDC, Kota Kendari, ribuan personil gabungan dari TNI, Polri dan Instansi terkait seperti Jasa Raharja, Syahbandar, Dinas kesehatan dan dinas Perhubungan mengikuti apel gelar pasukan tersebut.

Operasi Ramadniya dilakukan dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 2017. Operasi ini pun untuk mengantisipasi berbagai tingkat kerawanan yang mungkin terjadi selama lebaran, dari mulai ancaman terorisme hingga kecelakaan lalu lintas. Kapolda Sultra, Brigjen Pol Andap Budhi Revianto, memimpin langsung apel gelar pasukan tersebut.

Dirlantas Polda Sultra, Kombespol Wisnu Putra. S.H, S.IK bersama Kabag Humas Polda Sultra, AKBP, Sunarto. Saat ditemui oleh awak media usai mengikuti gelar pasukan tersebut mengatakan, bahwa setelah dilakukannya apel gelar pasukan tersebut, operasi Ramadniya 2017 telah resmi akan dilaksanakan pada tanggal 19 Juni sampai 04 Juli 2017.

“Pada hari ini kita bersama-sama melaksanakan apel gelar pasukan, rekan rekan sudah melihat kekuatan besar yang sudah kita gabungkan antara TNI, Polri, dan Instansi terkait berjumlah kurang lebih 968 peserta,” kata Kombespol Wisnu

Selain melibatkan ratusan personil gabungan dari instansi terkait, Polda Sultra pula melibatkan 1564 personil, yang tersebar pada sepuluh Polres di Sultra.

Lebih lanjut nya ia mengatakan, kegiatan pertama yang akan dilakukan untuk mengawali Operasi Ramadaniyah 2017, adalah membentuk Pos, yang tersebar pada beberapa titik berkumpulnya masyarakat menjelang lebaran Idul Fitri.

“Kegiatannya yang pertama adalah kita membentuk Pos Pam, dan Pos Pelayanan di terminal, bandara, dan tempat-tempat keramaian,” lanjutnya.

Ia mengungkapkan jika Pos ini dibentuk oleh tim operasi Ramadaniya, yang memiliki fungsi dan komposisi personil yang berbeda.

“Untuk Pos Pam dan Pos Yan itu kita bedakan, kalau Pos Pam itu anggotanya adalah dari kita Kepolisian, kalau Pos Yan itu kita melibatkan instansi terkait yang penempatannya hanya di terminal, bandara dan pelabuhan,” ungkap Kombespol Wisnu. (KS/Fd)