Beranda Kampung Sultra Tak Capai Target, Ruksamin Isyaratkan “Cuci Gudang”

Tak Capai Target, Ruksamin Isyaratkan “Cuci Gudang”

215

Kampung Konut
Wanggudu, – Bupati Konawe Utara (Konut) Dr. Ruksamin mulai prihatin dengan kinerja Kepala SKPD nya. Pasalnya, mandeknya beberapa proyek pembangunan infrastruktur akibat perencanaan yang kurang matang.

Sehingga dalam waktu dekat dirinya mengisyaratkan bakal meresuffle para Kepala Dinas (Kadis) yang dinilai tidak mampu bekerja dengan baik, mulai tatanan bawah hingga atas.

Hal ini disampaikan Ruksamin, saat membuka rapat Sosialisasi Pendataan dan Pengawasan Rastra Kabupaten Konawe Utara Tahun 2017 dihadapan para Camat, Aparatur Desa dan Tokoh Masyarakat di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Kamis, (7/9) kemarin.

Ruksamin juga mengatakan, jika selama ini telah memberikan kesempatan kepada para Kadis. Sayangnya kesempatan itu tidak dimanfaatkan dengan baik. Akibatnya program yang dilaksanakan tidak mempengaruhi capaian target kinerja SKPD.

“Jika memang sudah tidak bisa, ya kita akan ganti saja kepala dinasnya. Saya rasa sudah cukup kesempatan yang diberikan kepada mereka, sekarang apa mereka mendukung saya dalam mensukseskan program Konasara,” kata Ruksamin.

Untuk itu, dengan rotasi yang dilakukan dalam waktu dekat ini menurut Ruksamin, adalah upaya untuk memperbaiki kinerja jajarannya dengan menempatkan SDM yang berkompeten sehingga target pencapaian pembangunan di segala sektor dapat terpenuhi sesuai visi dan misi Konasara.

Ia juga mengkritik terhadap Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) didalam struktur pemerintahannya yang terkesan setengah setengah dalam hal perencanaan pembangunan sehingga beberapa proyek pembangunan tertunda akibat anggaran operasional yang tidak mencukupi.

“Sehingga mempengaruhi terhadap rendahnya capaian target kinerja SKPD Lingkup Pemerintahannya,” katanya.

Sebagai gambaran proyek pengaspalan jalan trans Sulawesi di Desa Lametono hingga memasuki triwulan ke 3 tahun ini belum juga rampung , proyek pembangunan panggung kehormatan di kantor Bupati Konut yang juga terhenti akibat anggaran yang tidak mencukupi.

“Saya sudah himbau kepada SKPD terkait, tolong hitung anggarannya dengan sebaik-baiknya. Fokus terhadap satu pekerjaan hingga tuntas, sehingga jangan terkesan bekerja setengah-setengah,” tegas Ruksamin.

Selain itu, buruknya perencanaan pembangunan jalan 40 yang menghubungkan Kecamatan Asera dengan Andowia sehingga menghambat pasokan air untuk area persawahan disekitarnya turut menjadi sorotan Bupati Konut.

“Jika memang anggarannya tidak memadai untuk tahun ini kita akan tambah di tahun berikutnya asalkan pekerjaannya bisa tuntas,” ujar Ruksamin.

Politisi PBB tersebut juga mengakui banyaknya opini buruk beredar di masyarakat perihal kepemimpinannya yang baru setahun lebih ia jabat.

Sebagai orang nomor 1 di Kabupaten Konawe Utara, dirinya menganggap kritikan tersebut sebagai modal untuk berbuat lebih baik lagi. (KS/Boby)