Beranda Lainnya Sosbud Terbesar di Sultra, Kery Resmikan Gua Maria Lourdes Umat Katolik

Terbesar di Sultra, Kery Resmikan Gua Maria Lourdes Umat Katolik

157
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat menandatangani prasasti peresmian Gua Maria Lourdes Gereja Katolik Roh Kudus.

Kampung Konawe
Unaaha, – Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa meresmikan Gua Maria Lourdes, yang terletak di Kelurahan Sendang Mulyasari, Kecamatan Tongauna, Senin (02/09). Gua tersebut merupakan tempat ziarah Bunda Maria bagi jemaat Gereja Katolik Paroki Roh Kudus yang ada di wilayah daratan Sultra.

Sebelum peresmian, acara diawali dengan prosesi pemberkatan. Pemberkatan dipimpin langsung oleh Uskup Agung Makassar, Monsinyur John Luku Ada’Pr.

Uskup Agung John, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gua Maria Lourdes sudah dibangun sejak 1978. Namun ketika itu kondisinya masih sangat kecil dan sederhana. Gua tersebut kemudian diresmikan untuk pertama kali tahun 1979, oleh salah seorang Uskup Agung ketika itu.

Menurut John, Gua Maroa Lourdes tersebut merupakan tempat bagi umat Katolik untuk berziarah dan berdoa. Biasanya ziarah di wilayah Sultra dilakukan tiap akhir Oktober.

“Gua Maria Lourdes ini merupakan tempat ziarah umat Katolik di wilayah daratan Sultra. Jadi jemaat Gereja Paroki Roh Kudus yang ada di Kendari dan Kolaka, juga berziarah ke tempat ini,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa mengawali sambutannya dengan permohonan maaf. Ia mengaku malu karena baru tahu ada tempat peribadatan besar di Konawe yang menjadi pusat ziarah umat Katolik di Sultra.

Namun pria namanya akrab disingkatan KSK itu berjanji, Pemda Konawe akan memberi dukungan yang maksimal bagi pembangunan tempat peribadatan di Konawe. Terlebih yang menjadi icon di Sultra, seperti Gua Maria Lourdes.

“Tempat ibadah itu seharusnya lebih baik dari rumah ini. Makanya kami selalu mendukung hal-hal yang seperti ini, terlebih karena urusannya bukan hanya di dunia saja. Melainkan juga di akhirat,” terangnya.

Sebagai bentuk dukungan Pemda Konawe, Kery berjanji akan memberi sumbangan awal senilai Rp100 juta, untuk proses pembenahan lingkungan Gua Maria Lourdes. Bahkan secara simbolis, Kery juga langsung menyerahkan bantuan langsung uang tunai Rp20 juta, sebagai bantuan awal. (KS/Red)