Beranda Ragam 2018, Jumlah Penerima Beras Rastra di Konawe Sebanyak 13.540

2018, Jumlah Penerima Beras Rastra di Konawe Sebanyak 13.540

215
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat menyerahkan secara simbolis Beras Rastra kepada pengelola titik distribusi se-Kabupaten Konawe, Senin (22/1/2018) di Aula Kantor Kecamatan Pondidaha
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa saat menyerahkan secara simbolis Beras Rastra kepada pengelola titik distribusi se-Kabupaten Konawe, Senin (22/1/2018) di Aula Kantor Kecamatan Pondidaha

Kampung Konawe
Unaaha, – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe melalui Bulog Subdivre Unaaha tahun ini mendata, sebanyak 13.540 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial berupa Beras Prasejahtera di Konawe. Launching penyaluran beras bagi kalangan kurang mampu ini dilaksanakan di Kecamatan Pondidaha, Senin (22/1/2018).

Total sebesar 135.400 Kg kuantum penerimaan Rastra yang akan disalurkan pada 270 titik distribusi di seluruh wilayah Kabupaten Konawe. Pondidaha menjadi kecamatan pertama yang mendapat penyaluran sebanyak 8550Kg dari 855 KPM.

Selanjutnya, akan disalurkan lagi sebanyak 33.480Kg kepada 3348 keluarga penerima yang tersebar di tujuh kecamatan, yakni Kecamatan Soropia, Sampara, Kapoiala, Lalonggasumeeto, Bondoala, Anggalooare dan terakhir Kecamatan Morosi. Total ada delapan kecamatan penerima pada tahap pertama ini termaksud Pondidaha.

Tiap penerima manfaat sendiri masing-masing akan mendapatkan 10Kg per bulannya yang akan disalurkan per tiga bulan sekali. Data penerima merujuk pada keputusan Menteri Sosial tentang penyaluran beras Bagi Masyarakat Berpendapatan Rendah Tahun 2018.

Total secara keseluruhan dengan 17.743 penerima untuk wilayah Konawe termaksud Pondidaha 855 dan penerima dari Bulog Kendari sebanyak 3.348.

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa, dalam sambutannya mengatakan, Program Bansos ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan akses masyarakat miskin dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan pokok yang menjadi hak dasarnya.

“Program ini merupakan program yang lahir karena adanya persamaan persepsi antara pemerintah daerah dan pusat dalam langkah penanggulangan kemiskinan.” kata Kery.

“Jadi beras Rastra yang akan diberikan dalam dalam bentuk beras berkualitas Medium (menengah) dengan pemberian 10 Kg perbulannya. Dan ini sifatnya gratis.” lanjut Kery.

Di akhir, Kery meminta, agar tiap kecamatan memastikan tidak ada keterlambatan penyaluran. (KS/Red)