Beranda Ibu Kota 30 Offroad Ramaikan IOX Celebes 2017

30 Offroad Ramaikan IOX Celebes 2017

211

Ibu Kota
Kendari, – Sebanyak 30 mobil offroad asal DKI Jakarta dipastikan akan mewakili Ibukota dalam Indonesia Offroad Expedition (IOX) di Pulau Sulawesi, yang akan mulai dilaksanakan pada Tanggal 7 hingga 21 Oktober 2017 mendatang.

Dengan mengambil start dari Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Finish di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Tapir team mengikutsertakan tiga kendaraaqn offroad, dalam perjalanan eksplor destinasi wisata bagian Indonesia Timur.

“IOX kali ini diikuti oleh 84 peserta yang terdiri dari perwakilan sejumlah daerah di Indonesia dan luar negeri. Khusus DKI Jakarta, ada 30 kendaraan yang ikut pada ekspedisi . Setiap tim diikuti minimal tiga kendaraan,” beber Leader Tapir Team, Muhammad Basri.

Saat ini IOX sudah memiliki 200 lebih member. Tapi, tidak semua member bisa ikut dalam setiap event, karena ada tahapan seleksi ketat.

“Seleksi ketat bagaimana ia dinilai kendaraannya mumpuni atau tidak, karena ini ekspedisi sifatnya jadi dia harus aman, kuat dan bisa membawa logistik banyak, dan selain itu skil driver,” jelasnya.

Basri menjelaskan, event tersebut tak mencari pemenang, namun ada point yang didapatkan disetiap track yang dilalui, dan point tersebutlah yang akan menentukan untuk keikutsertaan para peserta pada ekspedisi selanjutnya.

“Jadi ada poin-poin yang memang menentukan, apakah peserta ini bisa ikut ke even berikutnya atau tidak. Hal ini akan ditentukan dari tim internal,” jelas pria asal Jakarta tersebut.

Sebelum menggelar di Pulau Sulawesi, IOX telah sukses menggelar ekspedisi di Pulau Jawa dan Kalimantan. Sulawesi merupakan lokasi keenam pelaksanaan ekspedisi ini, dan Kendari-Makassar merupakan titik pertama untuk di Pulau Sulawesi.

Dimunkinkan, event selanjutnya masih akan dilaksanakan di Sulawesi, dengan menelusuri track-track ekstreme di daerah lainnya.

“Kegiatan ini diikuti juga oleh media dari luar negeri seperti Tahiland dan Belanda, sehingga, destinasi wisata yang dilalui bisa diekspos ke publik,” tutupnya. (KS/Fd)