Beranda Ibu Kota 35 Titik Panas Kebakaran di Sultra Terpantau Satelit

35 Titik Panas Kebakaran di Sultra Terpantau Satelit

324

Ibu Kota
Kendari, – Musim kemarau yang melanda saat ini, membuat potensi kebakaran lahan semakin meningkat, di Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga akhir September 2017. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) telah memantau sedikitnya ada 35 titik panas atau hot spot yang terpantau oleh satelit.

Teknisi penanggulangan BKSDA Sultra, Saidung, mengungkapkan, ada dua Wilayah Kabupaten yang saat ini menjadi sebaran kebakaran lahan terbanyak, yakni Bombana dan juga Kolaka Timur (Koltim).

“Untuk Bombana kejadian kebakaran yang paling banyak adalah lokasi padang Savana yang berada ditanam nasional rawa apa watumohai,” ungkap Saidung

Dikatakan, potensi ini banyak disebabkan oleh lokasi yang merupakan lintasan transportasi antar kabupaten, untuk kolaka timur, terpantau padat lokasi di Kecamatan Mowewe.

“Diperkirakan oleh aktivitas pembukaan lahan pertanian tradisional masyatakat,” kata Baidung.

Untuk itu, jika tingkat kejadian kebakaran ini terus bertambah, dengan kondisi kemarau panjang saat ini maka akan memberi pengaruh besar pada kesehatan udara, kondisi jarak pandang untuk trasnportasi, kesehatan lingkungan sekitar dan juga pada persediaan sumber air,

“Saat ini lokasi yang terpantau masih dapat tertangani baik secara mandiri oleh masyarakat sekitar maupun juga oleh tim terpadu penanggulangan kebakaran lahan,” tutup Baidung. (KS/Eko)