Beranda Kampung Sultra Akses Jalan Terputus, TNI Gunakan Helikopter Evakuasi Warga Konut Korban Banjir

Akses Jalan Terputus, TNI Gunakan Helikopter Evakuasi Warga Konut Korban Banjir

154
Komandan Kodim 1417/Kendari Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya SE.M.I.Pol saat mengevakuasi salah satu warga ke atas helikopter milik BNPB.

WANGGUDU, – Hujan yang mengguyur wilayah Sultra sejak 2 Juni lalu menyebabkan beberapa wilayah di Kabupaten Konawe Utara (Konut) tergenang banjir.

Hal ini yang menyebabkan Kodim 1417/Kendari menyiagakan Personilnya di lokasi banjir untuk mengevakuasi masyarakat Konawe Utara yang terdampak banjir.

Akses jalan yang terputus menyebab evakuasi warga melalui jalur darat tidak bisa dilakukan, sehingga Tim Evakuasi di lapangan menggunakan Helikopter untuk mengevakuasi warga.

Komandan Kodim 1417/Kendari Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya SE.M.I.Pol, yang terlibat langsung mengevakuasi warga bersama anggota nya dilapangan mengatakan, masyarakat harus segera dievakuasi melihat kondisi cuaca hujan masih berlanjut terus.

Komandan Kodim 1417/Kendari Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya SE.M.I.Pol, yang terlibat langsung mengevakuasi warga bersama anggota nya dilapangan
Komandan Kodim 1417/Kendari Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya SE.M.I.Pol terlibat langsung melakukan evakuasi kepada para warga terkena dampak banjir.

“Ada 6 orang sakit yang harus didahulukan di evakuasi ke rumah sakit Konut,” papar Letkol Fajar Lutvi.

Lanjutnya, saat ini ada 2 wilayah kecamatan yang sementara terisolasi banjir yaitu kecamatan Wiwirano dan kecamatan Landawe.

“Sekitar 600 orang bermukim di dua kecamatan itu, sebagian di evakuasi dengan perahu karet (LCR),” ujarnya.

Komandan Kodim 1417/Kendari Letkol Cpn Fajar Lutvi Haris Wijaya SE.M.I.Pol saat penyaluran bantuan untuk para korban banjir.

Saat ini tim evakuasi bahu membahu mengevakuasi korban banjir disamping itu, Pengawasan dan pemantauan banjir terus berlangsung sejak awal, sampai saat ini.

Sebagai bagian dari masyarakat, TNI khususnya Kodim 1417/Kendari mempunyai kewajiban untuk peduli dengan kesulitan rakyat di wilayah binaannya,” tutupnya. (Red)