Beranda Ragam Aksi Dukung PT VDNI, Warga dan Karyawan Minta Jangan Diprovokasi

Aksi Dukung PT VDNI, Warga dan Karyawan Minta Jangan Diprovokasi

461
Aksi demonstraai karyawan PT VDNI bersama warga tiga kecamatan, yakni Morosi, Bondoala dan Kapoiala di Desa Poahara

KONAWE, Unaaha, – Sejumlah karyawan bersama warga, Selasa (15/5/2018) menggelar aksi dukungan untuk PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) terus beroperasi di Morosi.

Aksi yang dilakukan di Desa Poahara itu dilakukan ratusan karyawan bersama warga di tiga kecamatan, yakni warga Morosi, Bondoala dan Kapoiala.

Aksi itu menyuarakan penolakan mereka atas segala provokasi untuk menghalang-halangi VDNI dalam beroperasi.

Support itu diberikan karena ada oknum yang berniat menghalangi operasi VDNI. Tersebut nama Leo Chandra Edwar yang diketahui menjadi otak dibalik rencana penutupan jalan Hauling milik PT VDNI sepanjang 14 KM itu.

Dalam aksi itu, massa aksi menyampaikan agar Leo Chandra tak lagi melakukan aksi provokasinya. Bahkan dengan tegas menolak keberadaan Leo Chandra di Morosi. Leo sendiri diketahui memprovokasi warga untuk melakukan penutupan akses jalan hauling.

“Kami hanya ingin memperjuangkan nasib kami sebagai karyawan. Ini soal kelangsungan hidup kami,” kata Koordinator Lapangan Aksi, Arman.

Arman menyampaikan bahwa keberadaan morosi sudah memberikan manfaat. Sehingga segala permasalahan yang dapat menimbulkan kerugian bagi perusahaan yang dapat mengancam keberadaan masyarakat dan karyawan akan ditolak.

“Kami tidak ingin ada yang merusak piring kami. Jangan persoalan kebutuhan pribadi kemudian nasib karyawan yang merupakan warga Konawe juga dipertaruhkan, bahkan harus di PHK karena adanya permasalahan itu. Dan kami tidak mau itu.” kata Arman lagi.

Sebelumnya, pada 12 Mei 2018 telah terjadi aksi penolakan atas operasional PT VDNI. Aktor dibalik aksi itu sendiri adalah Leo Chandra Edwar. Kehadiran Leo mengatasnamakan PT Konawe Putra Propertindo (KPP).

PT KPP sendiri merupakan pemilik lahan awal dari lahan kawasan industri PT VDNI Park. (Red)