Beranda Ragam Aksi Dukungan, Warga Minta DPMD Konawe Pertahankan Kades Waturai

Aksi Dukungan, Warga Minta DPMD Konawe Pertahankan Kades Waturai

813
Aksi dukungan Masyarakat Bersatu Desa Waturai untuk Kepala Desa, Rudin.

UNAAHA, – Warga Desa Waturai Kecamatan Wonggeduku Barat menggelar aksi unjuk rasa menolak pemberhentian Kepala Desa (Kades) Waturai, Rudin, Kamis (23/7/2020). Aksi ini menyusul adanya permintaan pihak lain yang meminta Rudin diturunkan jadi jabatannya.

Aksi dukungan untuk Rudin ini dilakukan di Kantor Bupati Konawe, Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), dan Kejaksaan Negeri Konawe.

Aksi yang mengatasnamakan Masyarakat Bersatu Desa Waturai itu menilai permintaan pemberhentian Rudin karena kasus yang menimpanya tidak relevan, padahal dalam aturan dijelaskan prosedur pemberhentian kades tidak sesederhana yang diminta.

Koordinator aksi, Adri Pasla menyatakan, apa yang diminta para pihak untuk menurunkan Rudin adalah suatu kekeliruan. Sebab di mata mereka Rudin masih layak memimpin Desa Waturai terlepas dari kasus yang sedang ia jalani.

Lanjut dia, hak-hak masyarakat pun masih diberikan kepada penerima, pembangunan desa yang masih berjalan dan pelayanan maksimal yang diterapkan. Ia pun dinilai sangat memperhatikan kesejahteraan masyarakatnya.

Menanggapi tuntutan massa, Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes) Dahlan mengatakan terkait pemberhentian Rudin, ada proses yang akan dijalani khususnya karena persoalan ini menyangkut Kades yang tersandung kasus hukum.

“Untuk proses hukum, kami dari dinas BPMD tidak bisa mencampuri proses hukum yang berjalan,” kata Dahlan.

Massa pun berharap, DPMD bisa mengambil keputusan yang sesuai dengan mempertimbangan keinginan dan kepentingan masyarakat Desa Waturai. Terkait masalah hukum, masyarakat selalu mendukung Kades merekan dan menjunjung tinggi proses hukum yang berjalan.

Sementara itu, Kasi Pidum Kejaksaan Gideon mengatakan, proses hukum yang dijalani Rudin saat ini sedang dalam tahap penuntutan, dan jadwal persidangannya 29 Juli 2020 adalah pembacaan surat tuntutan. Ia juga mempersilahkan masyarakat hadir.

“Kami akan profesional dan tidak tebang pilih, tidak ada keberpihakan dari siapa pun, kami yuridis,” pungkas Gideon. (Red)