Beranda Kampung Sultra Bupati Konawe Jadikan Rujabnya Tempat Pengungsian Korban Banjir

Bupati Konawe Jadikan Rujabnya Tempat Pengungsian Korban Banjir

459
Kondisi pengungsian di bagian teras Rumah Jabatan Bupati Konawe.

UNAAHA, – Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Konawe, turut dijadikan lokasi pengungsian bagi para korban banjir yang menimpah para warga di dua desa di Kecamatan Uepai.

Sedikitnya, ada sekira 30 Kepala Keluarga (KK) yakni yang berasal dari desa Anggopiu sekira 24 KK dan Desa Puuroda Jaya sekira 16 KK hasil pendataan pos pengamanan Rujab.

Rujab ini sendiri sudah dijadikan sebagai tempat pengungsian selama 3 malam, atau sejak wilayah mereka diterjang banjir Jum’at (7/6/2019).

Di Rujab ini, para pengungsi menempati hingga ke bagian teras. Beralaskan karpet dan tikar seadanya, mereka menjadikan tempat itu sebagai rumah sementara.

Anuhu, salah seorang RW dari Desa Puuroda Jaya yang juga mengungsi ke Rujab itu mengatakan, mengungsinya mereka ke rujab merupakan permintaan langsung Bupati, Kery Saiful Konggoasa.

“Kami disuruh kepala desa untuk kesini, karena katanya pak Bupati minta supaya mengungsi kesini saja,” ujar Anuhu ditemui Senin malam (10/9/2019).

Anuhu mengaku, terbantu atas dijadikannya Rujab ini sebagai tempat pengungsian, terlebih kebutuhan mereka seperti makanan ditanggung sepenuhnya disana.

Selanjutnya, diungkapkannya, untuk desanya ada sekira 46 KK yang mengungsi namun dibagi ke beberapa tempat. Di Rujab sendiri ada sekira 70 jiwa yang mengungsi.

Kondisi tempat peristirahatan para pengungsi di Rumah Jabatan Bupati Konawe.

Desa Puuroda Jaya, diakuinya merupakan yang terparah terkena dampak banjir dari beberapa desa yang ada di kecamatan Uepai.

Ketinggian air yang merendam rumah warga mencapai 3 meter hingga nyaris menenggelamkan rumah-rumah warga. Bahkan menurutnya, ada tiga rumah yang terbawa arus.

Untuk diketahui, hingga kini intensitas hujan di Konawe dan debit banjir masih belum menunjukkan penurunan. Juga belum keterangan soal waktu pasti kondisi ini berlangsung. (Red)