Beranda Ragam Dialog Menangkal Hoax, Awali Mubes Pertama IWO di Jakarta

Dialog Menangkal Hoax, Awali Mubes Pertama IWO di Jakarta

212
Dialog yang di gelar pada ball room hotel mega puri jakarta

Ibu Kota
Jakarta, – Musyawarah Besar (Mubes), Ikatan Wartawan Online (IWO), dihadiri oleh ratusan perwakilan pengurus IWO Provinsi, serta dari berbagai Kabupaten dan Kota.Kegiatan tersebut digelar pada stage utama hotel Mega Puri Jakarta pusat.

Ada beberapa kegiatan pada mubes IWO kali ini, diantaranya dialog dengan tema membangun peradaban pada era digital. Dimana batasan antara negara dengan benua semakin tipis seperti desa kecil.

Dalam dialog tersebut, menghadirkan enam pemateri diantaranya,  Agus widjojo(Gubenur Lemhanas),  Brihjen Yanfitri ( Karo Multimedia Mabes Polri),  Gildas Deograt Lumy (Ahli Cybercrime),  Mohamad Sobary (Budayawan),  Samuel Abrijani Panherapan (Direktur Jenderal Aplikasi Informatika,  Bobby Rasyidin (Presdir Trg Investama dan Inisiator Mastel),  Arqam azikin (ketua Dewan Etik Sulses), dan Prof DR Henri Subiakto ( staff Kementrian Komunikasi dan Informatika).

Menurut Jodh Yudono, selaku ketua umum IWO disela acara-acara sebelum pembukaan Mubes IWO ke-1, bahwa. Keberadaan IWO, adalah sebagai organisasi profesi wartawan online berketetapan turut membangun peradaban diera digital ini, dengan jalan menyampaikan fakta dan menjauhkan dari kabar bohong,  fitnah dan hoax.

Mubes pada masing-masing komisi di ruang pertemuan puri hall E

“Keberadaan media sebagai sumber informasi tentunya aman penting peranannya dalan menyampaikan informasi yang utuh,  dan IWO sebagai pekerja media tentunya ingin menjadi bagian dalam menghindarkan masyarakat dari kabar bohong, “terangnya.

Jodh Yudono, menambahkan. Bahwasannya setiap orang memiliki kesempatan untuk menyampaikan berita,  kritikan atau apapun untuk menyampaikan  aspirasinya melalui blog pribadi,  share di web atau beberapa layanan yang telah tersedia dan dapat diakses siapapun saja diinternet.

“Manusia memang berhak mempertahankan hidup, namun hidup mulia yang menghargai kemanusiaan jauh lebih penting dari sekedar mempertahankan hidup, “paparnya.

Selain menggelar dialog. Pada mubes IWO pertama ini, setelah pembahsan yang cukup alot. Akhirnya ditetapkan total 21 butir pasal pada organisasi IWO. (KS/Fadil)