Beranda Kampung Pendidikan Dijamin Kampus, 16 Mahasiswa Pelaku Demo Rusuh Dibebaskan Polisi

Dijamin Kampus, 16 Mahasiswa Pelaku Demo Rusuh Dibebaskan Polisi

332
Sebagian mahasiswa tersangka pengrusakan yang ditangguhkan penahanannya.

KENDARI, – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya membebaskan 16 orang mahasiswa yang diduga menjadi pelaku pengrusakan dan vandalisme saat aksi demo tuntutan pencopotan jabatan Kapolres Kendari.

Aksi ini dilakukan oleh Keluarga Besar Universitas Haluoleo (UHO) pada Senin (11/3/2019) lalu, di sekitaran Polda Sultra dan juga kompleks Kantor Gubernur.

Proses pembebasan ini melalui jaminan Rektor UHO, Prof. Dr. Muhamad Zamrun melalui surat permohonan penangguhan penahanan kepada Kapolda Sultra bernomor 1059/UN29/ll/2019 tertanggal 13 Maret 2019.

Selain bersurat, pihak universitas juga diwakili pembantu rektor III, sejumlah wakil dekan, ketua prodi, ketua jurusan dan juga sekretaris jurusan.

Total ada 12 orang perwakilan dari UHO untuk penangguhan penahanan terhadap 16 mahasiswa yang menjadi terduga pelukan pengrusakan fasilitas umum dan melawan petugas saat aksi demo rusuh.

Para mahasiswa ini sebelumnya telah disangkakan melanggar pasal 214 pasal (1) dan (2) ke 1 e KHUP subsider pasal 212 dan pasal 170 KHUP.

Dari 16 orang mahasiswa yang mendapat penangguhan tahanan ini, 15 orang merupakan mahasiswa UHO dan 1 orang mahasiswa STIMIK Bina Bangsa.

Mereka akan dikenakan status wajib lapor serial Senin dan Rabu pada unit Ditreskrimum Polda Sultra. (Eko)