Beranda Lainnya Lipsus Dinkes Konawe Dinilai tak Serius Antisipasi Penyebaran Virus Corona

Dinkes Konawe Dinilai tak Serius Antisipasi Penyebaran Virus Corona

327
Ilustrasi Virus Corona. (Foto: Harian Haluan)
Ilustrasi Virus Corona. (Foto: Harian Haluan)

UNAAHA, – Virus Corona dikonfirmasi telah masuk ke Indonesia. Kabupaten Konawe sebagai salah satu kawasan industri Indonesia yang pekerjakan tenaga kerja asing dari China yang notabene negara awal kemunculan virus ini dinilai rawan penyebaran.

Mengantisipasi hal itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe khususnya Bupati dan Wakil Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara menyerukan untuk proaktif dalam menekan ataupun menghindari penyebaran virus corona masuk di Konawe.

Namun, seruan dan perintah pimpinan daerah itu dinilai berbanding terbalik dengan sikap yang ditujukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Konawe. Dinkes dinilai kurang proaktif dalam melaksanakan fungsinya sebagai intansi yang bertanggungjawab.

Penilaian ini disampaikan Ketua Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK), Sigit Tosepu. Menurutnya, masyarakat saat ini resah dengan masuknya virus corona ke Indonesia, namun Dinkes Konawe tidak nampak melakukan upaya-upaya antisipasi penyebaran virus khususnya di wilayah Industri Morosi tempat TKA berada.

Seharusnya, kata Sigit, Dinkes memperketat pemeriksaan TKA yang berada di Kawasan Industri Morosi. Hal ini untuk memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa virus corona tidak ikut merebak di wilayah Konawe.

“Kami minta semua TKA di Morosi diperiksa sesuai dengan prosedur penanggulangan Virus Corona. Sisir kutu semua itu. Jangan ada yg lolos dari pemeriksaan,” ujar Sigit.

Termaksud, kata dia, mendeteksi adanya TKA yang masuk secara ilegal untuk ikut diperiksa. Hasil pemeriksaan inilah yang akan disampaikan kepada masyarakat bagaimana penyebaran virus di wilayah Konawe.

Sebaga catatan, TKA asal China di Morosi jumlahnya sekira 1.235 orang sesuai data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sultra tahun 2019.

Ketua Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK), Sigit Tosepu
Ketua Perhimpunan Gerakan Keadilan (PGK), Sigit Tosepu

Kemudian, Sigit meminta agar Dinkes memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat Konawe bagaimana pencegahan penularan dan terjangkiti dari virus corona ini sejak dini.

“Masalah virus corona ini harusnya Dinkes sering update perkembangan, mulai dari tindakan yang dilakukan sampai upaya-upaya Dinkes menekan penyebaran virus,” pungkas Sigit.

Seperti diketahui, Bupati pada awal kemunculan virus corona ini telah menggelar rapat koordinasi berasama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Januari 2020 lalu.

Dalam rapat dibahas langkah-langkah anstisipasi Pemda Konawe menangani masalah virus corona ini, diantaranya memperketat pengawasan kedatangan TKA ke Morosi. (Red)