Beranda Ibu Kota Dua Polisi Pelaku Penganiayaan Junior Hingga Tewas, Akhirnya Dipecat

Dua Polisi Pelaku Penganiayaan Junior Hingga Tewas, Akhirnya Dipecat

146
Bripda sulfikar Ali Akbar dan juga Bripda Fislan tersangkah penganiayaan yang akhirnya resmi dipecat dari keanggotaannya sebagai aparat Kepolisian Daerah Sultra.

KENDARI – Dua orang anggota Bintara Polda Sultra, Bripda Zulfikar Ali Akbar dan juga Bripda Fislan resmi dipecat dari keanggotaan sebagai aparat Kepolisian Daerah (Polda) Sultra.

Keduanya dipecat setelah terbukti telah melakukan penganiayaan berat yang berujung tewasnya rekan sesama anggota Kepolisian Polda sultra, yang merupakan adik tingkat mereka, Bripda Muh Faturrahman Ismail.

Kasubdit Penmas Polda Sultra, Kompol Agus Mulyadi, saat dikonfirmasi mengatakan, berdasarkan hasil sidang kode etik, kedua Bintara tersebut, direkomendasikan untuk diberhentikan tidak dengan hormat, ini ditandai dengan penolakan akan usaha banding yang dilakukan.

“Rabu (13/2/2019) kedua tersangka, Zulfikar dan Fislan resmi dipindahkan ke Rutan Kelas IIA Kendari, untuk menjalani penahanan dan sidang tuntutan tindak pidana yang dilakukan keduanya,” terang Kompol Agus Mulyadi.

Adapun penegasan pemecatan mereka tertuang dalam dalam dua surat keputusan Kapolda Sultra yakni Kep/ 55/II/2019 dan Kep/56/II/2019 tertanggal 6 Februari atas nama Bripda Fislan dan Bripda Zulfikar Ali Akbar.

Sekedar diketahui tindak kekerasan senior anggota kepolisian ini terjadi pada awal September 2018 lalu, dengan latar belakang kecemburuan Bripda Zulfikar terhadap korban almarhum Muh Faturrahman yang dianggap telah mengoda calon istri tersangka.

Olehnya ia dan Bripda Fislan terobsesi melakukan kekerasan terhadap korban di barak Dalmas Polda Sultra yang berujung pada kematian korban. (Eko)