Beranda Kampung Sultra Efek Kades Kalah di Pilkades, Jembatan Gantung Ini Senasib Dengan Namanya

Efek Kades Kalah di Pilkades, Jembatan Gantung Ini Senasib Dengan Namanya

940

Kampung Konawe
Unaaha, – Pelaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) secara serentak di Kabupaten Konawe beberapa waktu lalu meninggalkan sejumlah masalah. Efek kalah bertarung di Pilkades jadi alasannya.

Pembangunan jembatan gantung di Desa Amboniki, Kecamatan Latoma misalnya, pelaksanaan pembangunan yang menghabiskan anggaran 350 juta, jadinya hanya pondasi dan tiang. Hingga hari ini jembatan tersebut senasib dengan namanya.

Salah satu penggiat anti korupsi, Suharjaya membeberkan sejumlah temuan, berdasarkan hasil investigasi dilapangan pelaksanaan pembangunan jembatan gantung bersamaan dengan pelaksanaan Pilkades. Hingga Suharjaya menduga, jika uang pembangunan diduga dipakai dalam pencalonannya.

“Mantan Kades Abdul Muis yang saat itu menjabat Kades itu juga ikut dalam Pilkades periode keduanya dan kalah bersaing dengan salah satu pasangan calon (Paslon) lainnya.” beber Suharjaya.

Anehnya lanjut Suharjaya, saat dirinya mempertanyakan kepada Kades terkait dana pembangunannya. Kades tersebut  beralasan bahwa uang pembangunan dipakai saat mengikuti Pelatihan Bimbingan Teknik (Bimtek) Bumdes.

“Itu alasan tidak masuk akal, kalaupun benar dipakai dalam mengikuti Bintek itu juga telah melanggar. Karena syarat untuk mengikuti Bintek harus punya Bumdes. Waktu pelaksanaan, desa itu belum punya Bumdes.” terang Suharjaya.

Dengan persoalan ini Suharjaya yang juga Ketua LBH DPC Projo Konawe, sangat menyayangkan, harapan masyarakat untuk menggunakan jembatan tersebut harus sia-sia.

Padahal akses jalan tersebut sangat berguna bagi masyarakat untuk mempermudah petani kebun untuk membawa hasil panen. “Tidak lagi harus berjalan melewati sungai.” sesalnya.

Sekedar Informasi, anggaran pembangunan jembatan gantung sebesar 350 juta disiapkan melalui angggaran Dana Desa tahun 2016. Dalam pekerjaannya dilaksanakan selama dua tahap namun hingga hari ini jembatan tersebut tidak selesai akibat anggarannya di duga di pakai dalam pencalonan Kades. (KS/Red)