Beranda Lainnya Pariwara HUT Konawe ke 59, Kery : Membangun Konawe Lewat Kearifan Lokal

HUT Konawe ke 59, Kery : Membangun Konawe Lewat Kearifan Lokal

25
Kery Saiful Konggoasa, Gusli Topan Sabara, Ferdinan
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa didampingi Wakilnya, Gusli Topan Sabara dan Sekda Konawe, Ferdinan saat membuka acara HUT ke 59 Tahun Kabupaten Konawe tahun 2019 di halaman Kantor Bupati Konawe.

PARIWARA
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa menjadi inspektur upacara pada pembukaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe Ke-59 di depan Pelataran Kantor Bupati Konawe, Minggu (3/3/) dengan tema Dirgahayu Kabupaten Konawe ke-59 “To mbesamaturu, mbepokoaso, rumorondoi, ronga wangu’i wonuando lipu wuta konawe menuju konawe gemilang”.

Seperti diketahui, Kery Saiful Konggoasa- Gusli Topan Sabara (KSK-GTS) punya strategi jitu membangun Kabupaten Konawe. Di periode kedua kepemimpinannya, Kery ingin masyarakat lebih sejahtera. Serta kemiskinan bisa dikurangi. Untuk mewujudkan itu, perlu keterlibatan masyarakat dalam pembangunan daerah.

“Makanya, kami membangun Konawe dengan memanfaatkan kearifan lokal. Ini merupakan implementasi visi misi kami: Menuju Konawe Gemilang 2023,” ungkap Kery saat memberikan sambutan dalam upacara peringatan HUT ke 59 Kabupaten Konawe.

“Perayaan HUT Konawe merupakan momentum bagi seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Konawe dengan mengevaluasi kembali catatan-catatan perjalanan yang telah dilalui hinga saat ini. Jika berkaca dibelakang melihat capaian pembangunan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah dan segenap elemen masyarakat Kabupaten Konawe,” imbuhnya.

Mantan Ketua PAN Konawe menjelaskan, ada tiga program prioritas yang berakar dari kekuatan (kearifan) lokal. Pertama, mondau atau bercocok tanam secara tradisional. Kedua Walaka atau beternak secara tradisional. Ketiga, Aepe atau menangkap ikan yang juga dengan cara tradisional.

“Ketiga hal ini sudah dikerjakan leluhur kita di masa lalu. Namun dengan cara tradisional. Nah, saat ini kita akankembangkan dengan cara modern agar hasilnya maksimal,” jelasnya.

Ketiga program tersebut, lanjut dia, menjadi prioritas pengembangan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Untuk program pertanian, Pemkab Konawe sudah mengatur strategi mencapai hasil 1 juta ton gabah. Sedangkan sektor peternakan, ada program prioritas satu juta ekor sapi.

“Muara dari program ini adalah peningkatan kesejahteraan,” ujarnya.

Paripurna DPRD bersama Pemda Kabupaten Konawe
Paripurna DPRD bersama Pemda Kabupaten Konawe dalam rangka peringatan HUT ke 59 Kabupaten Konawe tahun 2019.

Lebih jauh Kery menjelaskan, instrumen pembangunan Konawe menggunakan tiga aspek. Ada APBD/APBN, investasi, dan potensi lokal. Ketiganya saling bersinergi dalam mendukung visi misi KSK- GTS mewujudkan Konawe Gemilang.

“Makanya, kami harus bagi sesuai porsinya. Sehingga anggaran lebih efektif. Kemudian investasi sebagai tindak lanjut pemerintah daerah supaya pembangunan bisa lebih cepat. Ketiga potensi lokal budaya. Itu harus ditingkatkan, karena tidak ada di tempat lain,” jelasnya.

Selain menampilkan potensi lokal, dalam perayaan HUT Konawe ini, juga memberikan informasi kepada masyarakat tentang apa yang sedang dan akan dilakukan Pemkab.

“Kita adakan expo, yang diisi oleh seluruh SKPD. Jadi masyarakat tahu apa yang dikerjakan Pemkan selama ini,” Katanya.

Lebih lanjut Kery menjelaskan, Konawe sesungguhnya telah berkontribusi positif bagi pembangunan di Provinsi Sultra.

Letaknya yang demikian strategis telah menjadi urat nadi bagi aktifitas perekonomian masyarakat Sultra.

“Mari kita memperhatikan lebih cermat, Kabupaten Konawe memiliki letak geografis yang sangat penting, dimana daerah ini tepat berada di tengah-tengah daratan Sultra. Posisi yang demikian strategis ini ditopang dengan kekayaan alam yang demikian kompleks serta ditunjang dengan masyarakat yang memiliki etos kerja yang tinggi,” ujarnya.

Kata Kery, sejauh ini, konsep strategi pembangunan dilakukan Pemkab, bertujuan meningkatkan pendapatan perkapita penduduk, dan penurunan angka kemiskinan.

Foto Bersama Usai Upacara HUT Konawe

Untuk itu, ada tiga misi utama dalam pembangunan Konawe ke depan, yakni program pertanian, perternakan, dan perikanan.

“Jadi, berdasarkan tiga kearifan lokal masyarakat Konawe, yakni Aepe, Monda’U dan Walaka, kemudian ‘dikawinkan’ dengan teori Barat, maka kami mengambil kesimpulan harus fokus pada tiga sektor ini. Sehingga akan disebut industri pertanian, industri perternakan dan industri perikanan,” terangnya.

Sementara itu, di usia ke-59 tahun, banyak pihak mengharapkan Konawe semakin berkembang dan maju. Salah satunya, PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), yang saat ini bermitra dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) Konawe. Perusahaan raksasa tersebut sangat berterima kasih kepada Pemkab dan masyarakat Konawe. Sebab diberikan kesempatan membantu membagun daerah yang dijuluki lumbung beras Sultra tersebut.

Grand Manager PT VDNI, Rudi mengungkapkan rasa terima kasih, serta ucapan selamat atas pencapaian Konawe diusia yang ke-59 tahun. “Kami yakin Konawe akan semakin maju di masa-masa mendatang,” ujarnya.

Dirinya semakin optimis, sebab Konawe juga akan menerima bias terhadap pemasukan dari perusahaan. Sehingga, bisa membantu membangun infrastruktur yang belum maksimal saat ini.”

Apalagi dengan diresmikannya Virtue Dragon dan OSS, maka pastinya akan mendatangkan pemasukan bagi daerah. “Secara tidakclangsung ini juga bisa mendukung kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa menyerahkan santunan/bantuan untuk warga korban bencana kebakaran, beberapa hari sebelum puncak perayaan HUT Konawe ke 59.

Untuk diketahui, pada perayaan HUT Konawe yang telah mencapai umur 59 tahun, Bupati Konawe bersama wakil bupati dan segenap masyarakat melakukan prosesi adat Mosehe Wonua di Makam Raja Lakidende, Kelurahan Arombu, Kecamatan Unaaha Kabupaten Konawe, Minggu (3/3/) pagi sekitar Pukul 07.00 Wita.

Saat prosesi tersebut Bupati Konawe di dampingi Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Konawe, Ferdinand beserta seluruh Kepala Dinas Lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Dalam kegiatan mosehe itu, Pemda konawe memotong satu ekor kerbau putih sebagai bentuk syukuran dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Konawe ke-59.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Konawe serta ibu, Wakil Bupati dan Ibu, Forkopinda Provinsi Sultra, Ketua DPRD beserta Anggota DPRD Kabupaten Konawe, Bupati Buton (diwakili), Kepala OPD lingkup Provinsi Sultra.

Kemudian Kepala OPD Kab Konawe, serta Camat, Lurah, dan Kepala Desa lingkup Konawe, Tokoh Agama, Masyarakat, Pemuda, dan Tokoh Adat Se-Kab Konawe, dan juga insan Pers. (*)