Beranda Ragam Ini Kata Kepala BKPSDM Konut, Soal Prioritas Perekrutan CPNSD Bidang Fungsional

Ini Kata Kepala BKPSDM Konut, Soal Prioritas Perekrutan CPNSD Bidang Fungsional

620

Kampung Konut.
Wanggudu, – Sesuai arahan Menteri Pendayaagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur beberapa waktu lalu tentang perekrutan CPNSD tahun ini akan lebih di prioritaskan pada Bidang Fungsional.

Menindak lanjuti arahan tersebut, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sukardi, SE, M.Si menjelaskan alasan Kemenpan-RB lebih memprioritaskan Bidang Fungsional agar menciptakan PNS yang berkualitas.

“Ini arahan langsung dari Kemenpan RB kita lebih memprioritaskan bidang fungsional dalam perekrutan CPNSD nantinya,” kata Sukardi saat di temui di ruang kerjanya hari ini, Senin (17/7).

Dikatakan, saat ini Menpan-RB tengah mengkaji usulan-usulan pengrekrutan CPNS di seluruh Indonesia termasuk usulan rekrutmen untuk Kabupaten Konawe Utara.

“Hal ini berdasarkan kebutuhan daerah masing- masing melalui analisis beban kerja dan analisis jabatan di tiap-tiap daerah.” Ucap Sukardi.

Soal kapan di mulainya proses perekrutan CPNS untuk wilayah Konut, Sukardi belum bisa memastikan kapan waktunya. Dengan alasan masih menunggu keputusan dari Kemenpan-RB soal jadwal yang akan ditetapkan.

“Kami hanya sebatas memasukan usulan sesuai kebutuhan” tambahnya.

Ia menjelaskan, dengan adanya perekrutan CPNSD Pemda Konut tak mau tinggal diam. Dikatakan, pihaknya telah dua kali mengirimkan usulan ke Menpan RB

“Kami sudah dua kali mengirimkan usulan yakni, tanggal 14 Nopember 2016 dan yang terakhir tanggal 24 Mei 2017,” kata Sukardi.

Terkait formasi dan jumlah kuota yang diusul, Sukardi belum bisa berkomentar. Yang jelasnya kata dia, perekrutan ini diprioritaskan kepada tenaga guru, tenaga kesehatan, tenaga penyuluh, auditor serta tenaga teknis.

“Adapun permintaan kebutuhan selain bidang fungsional kami hanya menunggu kebijakan dari Menpan-RB” tutup Sukardi.(KS/Boby)