Beranda Kampung Hukrim Kasus Kopi Beracun, Kematian Warga Bombana Positif Akibat Sianida

Kasus Kopi Beracun, Kematian Warga Bombana Positif Akibat Sianida

173
Jenazah korban kopi beracun di Bombana saat diotopsi di RS Bhayangkara Kendari.

BOMBANA, – Polres Bombana akhirnya mengeluarkan keterangan resmi perihal kematian salah seorang warga Desa Toari, kecamatan Poleang Barat, Tonde (58) sesaat setelah meminum kopi. Kejadian heboh ini terjadi pada Jumat (3/8/2018) lalu yang diduga berlantar dendam asmara.

Kapolres Bombana AKBP Andi Adnan Syafruddin mengatakan, berdasarkan hasil otopsi badan juga forensik terhadap jasad Tonde terungkap ada reaksi sianida dalam lambung korban.

“Sianida ini diketahui berasal dari campuran bubuk bambu dan juga kunyit. Reaksi ini timbul setelah masuk dalam lambung dikarenakan proses enzim yang terdapat dalam tubuh.” ujarnya.

Tonde sendiri diketahui merupakan korban salah sasaran atas perbuatan pelaku Wira yang sebenarnya hendak menghabisi Daud dengan mencampurkan racun di kopi Daud.

Naas bagi Tonde, kopi yang sebelumnya diminum Daud dan menyebabkannya muntah dan dilarikan ke Puskesmas malah kembali diminumnya.

Tindak pembunuhan ini sendiri dilatari oleh dendam dan sakit antara pelaku bernama Wira (58) dengan korban selamat yakni Daud karena kerap disindir dan disinggung.

Terkait hal ini, Wira dijerat dengan pasal pembunuhan berencana dengan ancaman maksimal hukuman pidana mati. (Eko)