Beranda Lainnya Lipsus Kopri PKC PMII Sultra Kecam Dugaan Pencabulan oleh Oknum Polisi di Kolut

Kopri PKC PMII Sultra Kecam Dugaan Pencabulan oleh Oknum Polisi di Kolut

442
Ketua Kopri PKC Sultra, Ayu Kusumasari

KENDARI, – Ketua Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Sulawesi Tenggara (Sultra), Ayu Kusumasari mengecam keras perbuatan salah satu oknum kepolisian di Kolaka Utara (Kolut) yang diduga melakukan pencabulan gadis di bawah umur (16) yang masih berstatus siswi SMA.

“Ini adalah potret bahwa Sulawesi Tenggara dan lebih terkhusus Kolaka Utara darurat pelecehan atau kekerasan seksual. Dan Kasus seperti ini seolah-olah sudah menjadi hal yang biasa dan sering terjadi di lingkungan masyarakat,” tulis Ayu Kusumasari dalam rilisnya.

Ayu menyampaikan bahwa Kopri PMII Sultra akan mengawal ketat kasus ini, dan meminta Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra untuk bersikap tegas terhadap oknum polisi yang diduga melakukan tindakan keji tersebut.

“Perempuan dan anak adalah aset bangsa, kekerasan seksual akan menjadi momok yang paling menakutkan bagi perempuan, terlebih jika masih di bawah umur, karena akan meninggalkan luka dan tekanan secara psikologis bagi korban,” tulis Ayu.

“Jadi harapan kami adalah Pelaku di hukum seberat-beratnya, dan meminta Kapolda Sultra untuk bertindak tegas pada oknum kepolisian yang melakukan pelanggaran hukum” tutupnya di akhir rilis.

Untuk diketahui bahwa kabar tak sedap menyeruak dan menerpa salah satu oknum anggota kepolisian berpangkat Brigadir Polisi Kepala (Bripka) berinisial AR yang diketahui bertugas di Polsek Lasusua, Polres Kolut.

Untuk diketahui, Bripka AR diduga telah mencabuli seorang gadis di bawah umur. Perbuatannya ini awalnya diketahui terjadi pada tanggal 28 Maret 2018. Meski sempat ditutupi, kasus ini akahirnya terungkap pada 16 Juli 2018. (Red)