Beranda Lainnya Lipsus Mahasiswa Routa Demo Keluhkan Kinerja Camat dan Aparatnya

Mahasiswa Routa Demo Keluhkan Kinerja Camat dan Aparatnya

358
Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Routa (HIPPMAR) saat demonstrasi di depan kantor Camat Routa. (Ist)
Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Routa (HIPPMAR) saat demonstrasi di depan kantor Camat Routa. (Ist)

KONAWE, – Sejumlah mahasiswa Routa mendatangi kantor Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Selasa (25/5/2021). Mereka menyampaikan keluhan atas ketidak puasan terhadap kinerja Camat Routa.

Dalam pernyataannya, para mahasiswa ini menilai, banyak permasalahan yang terjadi di Kecamatan Routa tak kunjung terselesaikan oleh camat dan aparatnya.

Para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Routa (HIPPMAR) itu menggelar orasi menyampaikan aspirasi dan menyatakan bahwa camat tidak kerja maksimal.

Korlap aksi, Hasruddin Malaka sekaligus Wakil Ketua HIPPMAR mengatakan, bahwa aksi ini digelar atas dasar keluhan masyarakat tentang camat tidak berkantor dan beberapa persoalan lainnya.

Menurut Hasrudin, masyarakat selama ini sudah sering meminta agar camat bisa kerja maksimal untuk namun tak kunjung berubah.

“Kami beberapa kali meminta agar camat bisa kerja maksimal namun tidak pernah diindahkan maka dari itu hari ini kami meminta agar camat dan jajarannya untuk berkantor, agar roda pemerintahan bisa berjalan maksimal,” kata Hasrudin.

Dalam aksi itu juga, para mahasiswa mendesak Camat Routa untuk segera menjelaskan penyelesaian masalah tanah ulayat yang membuat masyarakat gaduh.

“Seharusnya camat segera menanggapi dan menjelaskan ke masyarakat bagaimana akar permasalahan tanah ulayat ini. Karena menurut saya ketika ini didiamkan akan berefek pada ke stabilan keamanan dan keakaraban masyarakat Routa,” ujar Hasrudin.

Dalam aksi itu, para mahasiswa menegaskan agar camat beserta aparatnya segera menyelesaikan persoalan-persoalan yang dihadapi masyarakat Routa saat ini. Jika sudah tidak mampu maka dipersilahkan untuk mengundurkan diri.

Orator lainnya, Eko Adrian mengatakan, sebagai pucuk tertinggi di kecamatan, camat seharusnya memberikan ketegasan kepada aparat yang malas berkantor, namun nyatanya kontrol itu tidak terlaksana.

Sementara itu, Camat Routa Halim yang menerima aksi para mahasiswa mengatakan berjanji akan memberikan pelayanan yang maksimal seperti yang dituntutkan para mahasiswa.

“Setelah ini saya akan mengintruksikan jajaran saya dan beberapa bagian yang dia anggap tidak kerja maksimal untuk bekerja,” kata Halim. (*)