Beranda Lainnya Advertorial Paripurna HUT ke-60, Wakil Bupati Paparkan Embrio Masa Depan Kabupaten Konawe pada...

Paripurna HUT ke-60, Wakil Bupati Paparkan Embrio Masa Depan Kabupaten Konawe pada 2023

65
Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara saat menyampaikan Pidato pada Rapat Paripurna HUT Kabupaten Konawe ke-60 di Gedung ABD Samad DPRD Kabupaten Konawe
Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara saat menyampaikan Pidato pada Rapat Paripurna HUT Kabupaten Konawe ke-60 di Gedung ABD Samad DPRD Kabupaten Konawe

UNAAHA, – Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Konawe ke-60 menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna di Gedung Utama DPRD Kabupaten Konawe, Selasa (3/3/2020). Ia menjabarkan lahirnya konsep pembangunan Kabupaten Konawe yang menjadi embrio lahirnya visi-misi Kabupaten Konawe 2018-2023 Gerbang Membangun Masyarakat Mandiri yang Berkelanjutan dan Berdaya Saing (Gemilang) dengan tiga konsep dasar yakni Apakah masyarakat sudah makan?, apakah Masyarakat sudah Sehat? dan apakah Masyarakat sudah berpendikan?.

“Menyertai Sambutan ini izinkan saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada hadirin yang sempat meluangkan waktunya untuk menghadiri memetum yang sangat bersejarah ini,” kata Mantan Ketua DPRD Konawe ini.

Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara mengatakan, momentum ini merupakan bukti betapa nilai-nilai sejarah masa lalu mampu memberikan motivasi dan semangat untuk terus berkarya danmenunjukkan integritas serta komitmen akan terwujudnya masyarakat Kabupaten Konawe yang maju dan Sejatera.

Kata Gusli, sebagai generasi penerus tonggak estafet, boleh berbangga dan terus berupaya mempertahankan nilai-nilai ekolokal buadaya yang selama ini menjadi falsafat dan norma dasar hidup masyarakat Kabupaten Konawe. Tdak pernah surut langka kita untuk terus berusaha dan berupaya agar budaya, adat-istiadat dan yang telah mengangkat dalam berbagai bagian masyarakat tetap lestari sampai kapan pun dan masa apapun. Harus menyakini bahwa masyarakat adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam konteks dan dimensi pembangunan apapun dan di manapun ” Inae KonaSara Ie’I Penasara, Inae Lia Sara Ie’Penaksara” adalah norma dasar yang menjadi landasan membangun.

Setiap langka yang ditempuh tidak selama memberikan hasil yang signifikan, namun setiap langka yang dipijak akan mencipkan tatanan baru yang akan membentuk masa kebangkitan yang dicintai ini. Tantangan datang selalu dinamis untuk itu menutut untuk senantiasa berupaya meperbaiki sumberdaya yang dimiliki, di sisi lain dalam mengadapi era globasisi yang semakin koplik ini adalah persatuan dan kesatuan tekad bersama.

Berdirinya Kabupaten Konawe pada konteks kekinian memiliki makna yang begitu dalam yaitu tergambar dalam visi-misi pembangunan Kabupaten Konawe 2018-2023 yaitu Konawe yang Makmur dan Mandiri tahun 2023. Embrio lahirnya konsep dan formulasi operasional yang disebut dengan Grand Stategi Gerbang Membangun Masyarakat Mandiri yang berkelanjutan dan berdaya saing Gemilang.

“Esensi dari pada Visi-misi yang gambarkan di dalam ini tercipta tahun 2012 yang lalu, pada saat itu bapak Kery saiful Konggoasa masih menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Konawe, kami pada saat itu sebagai ketua Komisi. di Rujab DPRD pada saat itu kami sempat tanya pada beliau apa visi-misi untuk 2013, beliau menyatakan tiga lah, pertama apakah masyarakat sudah makan, kedua apakah masyarakat sudah berpendidikan dan ketiga apakah masyarakat sudah sehat” Kata Gusli.

Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, ST,.MM saat menyampaikan Pidato pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Konawe dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Konawe ke-60
Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, ST,.MM saat menyampaikan Pidato pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Konawe dalam rangka memperingati HUT Kabupaten Konawe ke-60

Kata dia, Dalam program pembangunan kabupaten Konawe adalah program Ekonomi, Kesehatan dan program Pendidikan, Ekonomi yanhg dimasksud pihaknya merefleks apa yang dikatakan Bupati Konawe yang kedua, apakah masyarakat sudah makan?..sehingga melahirkan tiga program pertama program sejuta sapi, program sejuta beras dan program seribu kolam. “tiga program inilah yang akan menghatarkan masyarakat kita kaluar dari kemiskinan, apakah sudah makan, apakah sudah berpendidikan dan apakah sudah sehat, tiga ini yang akan membuat kebangkitan ekonomi kita” Ungkap Gusli.

Ketua DPRD Kabupaten Konawe Dr. Ardin menambahkan, DPRD Kabupaten Konawe akan senatiasa berkomitmen mendukung semua kegiatan pemerintah selama itu bertumpuh pada menuju kemakmuran, dan DPRD Kabupaten Konawe dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsinya akan senantiasa bertugas sesuai dengan fungsi-fungsinya.

”Untuk itu kami mengapresiasi dua tahun kepemimpinan KSK-GTS yang mana pertumbuhan ekonomi dari 5,6 persen pada tahun 2018, pertumbuhan ekonomi kita menjadi 7,4 persen pada periode pertama dan diperiode kedua naik menjadi 9,20 persen dan tugas kita adalah menjadikan pertumbuhan ekonomi menjadi 12,4 persen” ungkapnya.

Artinya kata Ardin, beban masyarakat Kabupaten Konawe di bawah kepemimpinan KSK-GTS maju dan makmur. konsep ekomoni makro dan mikro kini terjawab artinya penciptaan lapangan kerja kini terbuka seperti terlihat terbuka industri Morosi mencipkan lapangan kerja untuk masyarakat kabupaten Konawe. Dan DPRD akan terus memberikan pengawasan dan masukan jika itu ada hal-hal yang dibutuhkan.

Konsep kemakmuran yang telah disampaikan oleh pemerintah perlu direspon dan digali untuk peradaban masyarakat Konawe. Peradaban yang mendiami masyarakat Konawe dengan tiga peradaban dalam hal ini Menda’u, Walaka dan A’epe, dan DPRD telah mengalokasikan pada tiga sektor ini untuk pembangunan daerah demi mewujudkan masyarakat Konawe yang sejahtera.

Suasana Rapat Paripurna istimewa DPRD Kabupaten Konawe dalam rangka HUT Kabupaten Konawe ke-60 tahun 2020.
Suasana Rapat Paripurna istimewa DPRD Kabupaten Konawe dalam rangka HUT Kabupaten Konawe ke-60 tahun 2020.

Kata dia, Konawe Gemilang hendaknya tidak hanya sebagai cerita dan slogan tampa makna belaka, akan tetapi menjadi ajakan dan tekad untuk dapat beraksi nyata, agar tanggap pada tantangan perkembangan jaman, juga menjadi motivasi untuk pembangunan yang berkeadilan untuk mewujudkan kehidupan masyarakat yang adil dan makmur. Sebagaiman ketentuan perundangan-undangan maka melalui sidang paripurna sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Konawe berkewajiban menyampaikan laporan kinerja DPRD 2019-2024. kepada seluruh elemen masyarakat kabupaten Konawe.

Dia mengatakan Pelaksanaan fungsi pembentukan peraturan daerah oleh DPRD Kabupaten Konawe telah membahas 11 buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten KOnawe, tahun 2020, dan saat ini telah sampai pada proses etimologi di Pemerintah Provinsi Sultra sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam rangkaian pembentukan perda tersebut 6 buah Raperda merupakan inisiatif DPRD Kabupaten Konawe dan 5 Raperda adalah usulan Pemerintah daerah Kabupaten Konawe yang kesemuanya merupakan program legislasi daerah.

DPRD Kabupaten Konawe memberikan perhatian penuh pada perkembangan peradaban, plestarian budaya sebagai kedua identaitas daerah yang kita. hal ini karena DPRD menilai karena kebudayaan adalah merupakan salah satu indikator dari ciri diundangnya martabat suatu bangsa. oleh karena itu beberapa Perda yang dianggap penting seperti, Perda no 1 tahun 2015 tentang pelaksanaan hukum adat perkawinan (Merapu). Perda No 2 tahun 2015 tentang Kelembagaan Adat suku Tolaki di Kabupaten Konawe, Perda no 3 tahun 2018, Perda no 4 tahun 2018 dan Perda no 5 tahun 2018. Yang telah dibahas dan ditetapkan menjadi Perda hendaknya dimaknai sebagai suatu upaya untuk melestarikan, memelihara dan mengindahkan serta mendayagunakan kebudayaan suku tolaki sebagai simbol dan ciri pengembangan sejarah pedaradaban masyarakat Konawe yang mengemban estetika luhur sehingga perlu dipertahankan dan dipelihara sebagai suatu kebanggaan daerah.

Dalam sisi politik, kata Ketua DPRD demokrasi dan pemerintahan, baru-baru ini telah berhasil melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak pada 123 desa dalam wilayah Kabupaten Konawe, terlaksana aman dan damai dan juga telah dilantik secara serentak oleh bapak Bupati Konawe pada tanggal 10 Pebruari 2020 yang lalu.

“Untuk itu kami mengucapkan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Konawe atas terkasananya proses demokrasi tersebut. Sehingga kita secara bersama-sama dapat bekerja secara gotong royong membangun Konawe yang Gemilang. Berat sama dipikul ringan sama dijinjing dan Inshaa Allah kita akan mensukseskan pembangunan di Kabupaten Konawe yang kita cintai ini” Kata Politisi Partai Amanat Nasional ini.

Namun pihaknya juga menyadari, masih banyak pekerjaan rumah yang belum selesai untuk itu sebagai mitra kerja mengingatkan kepada pemerintah untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang belum selesai tersebut.

Suasana Rapat Paripurna istimewa DPRD Kabupaten Konawe dalam rangka HUT Kabupaten Konawe ke-60 tahun 2020.
Suasana Rapat Paripurna istimewa DPRD Kabupaten Konawe dalam rangka HUT Kabupaten Konawe ke-60 tahun 2020.

“Kami menyadari banyak keterbatasan yang dialami akan tetapi optimisme dan semangat kerja keras kita akan mampu menyelesaikannya. Pada kesempatan yang penting ini kami meminta pada seluruh elemen masyarakat Kabupaten Konawe untuk terus mempertahankan dan meningkatkan hubungan dan kerjasama dalam mensukseskan pembangunan daerah. karena penyelenggaran pemerintahan dan pembangunan daerah tidak akan berjalan dengan baik apabila tidak didukung oleh segenap elemen masyarakat. Dirgahayu Kabupaten Konawe, Konawe milik kita, Konawe tanggungjawab kita. Oleh karena itu Konawe harus kita urus bersama Samaturu Medulu, Mepoko Aso wangui Wonua Rinorondo Wuta I KOnawe” Ujar Ardin

Untuk diketahui dalam rapat PAripurna IStimewa memperingati hari ulanga tahun Kabupaten Konawe di gedung Abd Samad DPRD Kabupaten Konawe dihadiri 26 dari 30 orang anggota, Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara, Kapolres Konawe, KAjari KOnawe dan Ketua Pengadilan Unaaha. Juga hadir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepala Desa dan unsur masyarakat.

Untuk diketahui dalam rapat Paripurna Istimewa memperingati hari ulang tahun Kabupaten Konawe di gedung Abd Samad DPRD Kabupaten Konawe dihadiri 26 dari 30 orang anggota, Wakil Bupati KOnawe Gusli Topan Sabara, Kapolres Konawe, Kajari Konawe dan Ketua Pengadilan Unaaha. Juga hadir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepala Desa dan unsur masyarakat. (Adv)