Beranda Kampung Hukrim Pelaku Pemukulan Polisi saat Demo Minta Maaf, Kedua Pihak Berdamai

Pelaku Pemukulan Polisi saat Demo Minta Maaf, Kedua Pihak Berdamai

409
Pelaku pemukulan anggota polisi saat demo di Kantor Bupati Konawe, Litman (kiri) saat bersalaman dengan AIPDA Lukman yang merupakan korban pemukulan saat proses mediasi damai. Berlangsung di Media Center Polres Konawe, mediasi disaksikan Kapolres Konawe, AKBP Yudi Kriatanto (kedua kanan) dan Kasubag Humas Polres Konawe, AKP Alboi Lubis (kanan).
Pelaku pemukulan anggota polisi saat demo di Kantor Bupati Konawe, Litman (kiri) saat bersalaman dengan AIPDA Lukman yang merupakan korban pemukulan saat proses mediasi damai. Berlangsung di Media Center Polres Konawe, mediasi disaksikan Kapolres Konawe, AKBP Yudi Kriatanto (kedua kanan) dan Kasubag Humas Polres Konawe, AKP Alboi Lubis (kanan).

UNAAHA, – Kasus pemukulan terhadap anggota kepolisan Polres Konawe saat aksi unjuk rasa menuntut pembayaran honor aparat desa yang berlangsung di Kantor Bupati Konawe, Rabu (11/3/2020) berakhir damai. Pelaku maupun korban saling memaafkan.

Jalur damai ditempuh kedua pihak usai dipertemukan di Mapolres Konawe tak lama usai aksi demonstrasi yang berujung ricuh itu berakhir. Proses damai disaksikan langsung Kapolres Konawe, AKBP Yudi Kristanto, S.I.K.

AKBP, Yudi Kristanto, S.I.K. menjelaskan, insiden pemukulan terjadi ketika AIPDA Lukman bertugas mengamankan aksi demontrasi. Saat itu ia terkena pukulan hingga pingsan.

Pelaku pemukulan sendiri merupakan Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan di Desa Ulu Onembute, Kecamatan Onembute, Litman yang turut serta sebagai massa aksi demonstrasi.

AIPDA Lukman yang mengalami pingsan pun kemudian dilarikan ke rumat sakit, namun kondisinya telah pulih.

Awalnya, pasca kejadian itu, Litman sempat diamankan ke Polres Konawe untuk dimintai keterangan. Namun mediasi kedua pihak memilih menyelesaikan jalur kekeluargaan.

“Tadinya mau diproses hukum, tapi anggota kami memaafkan pelaku karena mengenal pelaku dengan baik. Sebagai pimpinan, kami support, karena pada dasarnya kami datang untuk mengamankan massa aksi agar aspirasinya tersampaikan,” kata AKBP Yudi.

Kapolres Konawe, AKBP Yudi Kriatanto (kedua kanan)

Atas peristiwa ini, AKBP Yudi meminta masyarakat untuk berkomunikasi dengan anggotanya di lapangan yaitu Bhabinkantibmas jika ada masalah yang timbul. Utamanya untuk mengantisipasi persoalan-persoalan yang ada di masyarakat.

AIPDA Lukman pun sebagai korban mengakui telah memaafkan pelaku. Ia mengungkapkan jika sudah tidak ada dendam atas peristriwa itu.

“Secara pribadi saya sudah maafkan pelaku dan Insya Allah tidak ada dendam. Pak Litman ini juga teman saya. Saya sadar sebagai polisi, saya adalah pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat,” katanya.

Litman sebagai pelaku secara langsung meminta maaf kepada korban dan institusi kepolisian atas tindakannya yang melukai anggota polisi. Kata dia, tindakannya merupakan spontanitas semata, tak ada niat untuk memukul.

“Saya mohon maaf atas kejadian ini, saya khilaf. Maafkan saya pak,” kata Litman merangkul AIPDA Lukman saat media berlangsung di ruang media center Polres Konawe. (Red)