Beranda Lainnya Advertorial Pemda Konawe Siapkan CBP 100 Ton Untuk Warga Korban Banjir

Pemda Konawe Siapkan CBP 100 Ton Untuk Warga Korban Banjir

36
Wakil Bupati Konawe saat meninjau kesiapan alat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Konawe dalam menghadapi banjir.

UNAAHA, – Kondisi banjir di Konawe kian hari kian parah. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe, Senin (20/7/2020) desa terdampak mencapai puluhan.

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara saat bertandang ke kantor BPBD Konawe menuturkan, dari 29 kecamatan di Konawe, sudah ada 16 yang kecamatan yang terendam banjir. Total desa yang terdampak mencapai 50 desa.

Gusli merinci, jumlah kepala terdampak sebanyak 3.356 kepala keluarga (KK) atau 11.741 jiwa. Sementara yang mengungsi sebanyak 1.277 KK atau 4.422 jiwa.

Menurut Gusli, pengamatan sementara baniir disebabkan intensitas hujan yang tinggi. Belum lagi, maraknya perambahan hutan secara ilegal yang marak di daerah hulu sungai Konaweha.

“Terkait perambahan hutan secara ilegal ini berhubungan dengan kewenangan yang tertuang di undang-undang nomor 23 tentang kehutanan. Kewenangannya telah ditarik ke provinsi. Sehingga pengawasan dari daerah berkurang,” jelasnya.

Untuk saat ini lanjut Gusli, pihaknya fokus pada penyaluran bantuan terhadap korban banjir. Dinas Sosial (Dinsos) Konawe saat ini telah membuka dapur umum. Sementara BPBD telah menyalurkan selimut, tikar, perlengkapan bayi, susu dan logistik lainnya.

“Untuk ketersediaan logistik, Dinsos sudah menyediakan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 100 ton. Itu untuk penanggulangan bencana 2020,” terangnya.

Mantan Ketua DPRD Konawe itu menambahkan, hal yang menjadi perhatian pemerintah terkait banjir ini adalah dampak ekonomi yang ditimbulkan. Sebab, ada sekira 17.800 Ha sawah yang terendam, 2.800 Ha kebun sayur, 120 Ha kebun coklat dan 1.350 Ha tanaman lainnya. (Red)