Beranda Kampung Sultra Pemkab Konawe Minta OJK Instruksi Penangguhan Pembayaran Cicilan

Pemkab Konawe Minta OJK Instruksi Penangguhan Pembayaran Cicilan

535
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (kanan) dan Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara (kiri) usai memimpin rapat bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemda Konawe dalam antisipasi penyebaran virus corona di Kabupaten Konawe.
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (kanan) dan Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara (kiri) usai memimpin rapat bersama pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemda Konawe dalam antisipasi penyebaran virus corona di Kabupaten Konawe.

UNAAHA, – Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan kebijakan untuk meminta penangguhan sementara pembayaran kredit cicilan bunga dan pokok kepada para nasabah tersebut sampai Juni 2020.

Permintaan Gusli ini menyusul lahirnya kebijakan pemerintah untuk mengurangi kegiatan di luar rumah selama masuknya birus covid-19 atau virus corona di Indonesia yang mana Kabupaten Konawe menjadi salah satu daerah yang warganya turut dinyatakan positif terjangkit corona.

Gusli mengakui, kebijakan larangan beraktifitas di luar rumah ini berdampak pada sisi ekonomi masyarakat Konawe. Utamanya masyarakat yang mengadalkan pendapatan harian karena mulai kehilangan penghasilan.

“Dan terkhusus untuk masyarakat yang berstatus kreditur di bank pasti akan kewalahan membayar cicilan kreditnya,” ujarnya.

Terlebih, kata Gusli, pembatasan ini termasuk aktifitas pelayanan perkantoran yang akan sangat berpengaruh kepada penurunan pendapatan mikro ekonomi dan UKM .

Namun, kata dia lagi, langkah kebijakan itu terpaksa harus ditempuh untuk memutus mata rantai virus corona ini menyebar. Dan hal ini untuk kemaslahatan bersama.

Atas dasar itu, OJK perlu memfasilitasi masyarakat Konawe untuk mengeluarkan kebijakan kepada seluruh pihak perbankan yang ada di Konawe supaya melakukan penangguhan sementara pembayaran kredit cicilan di perbankan.

Dikatakan, terbatasnya kegiatan publik ini akan berdampak terhadap pada ekonomi multiplier effect. Sehingga Pemkab Konawe  sangat mengharapakan OJK dapat mengambil langkah koordinasi kepada pihak perbankan, utamanya di daerah Konawe supaya terjadi relaksasi ekonomi.

“Berdasarkan Peraturan OJK nomor 11/pojk.3/2020 tentang stimulan perekonomian nasional. Melalui ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe meminta ketegasan OJK terhadap penangguhan pembayaran cicilan dan pokok untuk daerah terdampak terkhusus seperti di Konawe,” ujar Gusli. (Red)