Beranda Kampung Pendidikan Polemik Penerimaan Beasiswa, Mahasiswa Unjuk rasa ke Kantor Bupati Konkep

Polemik Penerimaan Beasiswa, Mahasiswa Unjuk rasa ke Kantor Bupati Konkep

273
Aksi unjuk rasa mahasiswa
Sejumlah mahasiswa Konawe Kepulauan yang tergabung dalam Forum Pemerhati Kebijakan Pemerintah (FPKP) saat menggelar aksi unjuk rasa menyoal mekanisme penerimaan administrasi yang diduga menyalahi aturan. (Foto/Musawir)

WAWONII, – Sejumlah mahasiswa di Konawe Kepulauan (Konkep) Wawonii yang tergabung dalam Forum Pemerhati Kebijakan Pemerintah (FPKP) menggelar unjuk rasa soal penerimaan beasiswa, Senin (27/8/2018).

Unjuk rasa yang berlangsung di depan kantor Bupati Konkep itu menyoal pengelolaan beasiswa Cerdas Wawoniiku tahun 2018 yang dinilai kurang profesional dan sarat kecurangan.

Orator aksi yang juga korlap, Yayan Riskiawan menyampaikan adanya dugaan kecurangan dan pelanggaran pada proses seleksi calon penerima beasiswa.

Orator lainnya, Irsad Samaga pun membeberkan sejumlah temuan dalam data mereka, jika dugaan mal administrasi itu benar adanya. Seperti tidak mengikuti pendaftaran.

“Dalam aturannya, calon penerima harus mendaftar online dan manual. Tapi nyatanya ada yang tidak mendaftar tapi menerima,” ujar Irsad dalam orasinya.

Irsad mengungkapkan, berdasarkan data per kecamatan yang mereka pegang ada 116 pendaftar yang belum menerima namun di sisi lain ada 12 nama yang menerima tapi dalam rekap data mereka tidak tercatat pernah mendaftar.

“Para penerima dikategorikan per paguyuban (kecamatan) dalam mendaftar. Dari situ kita bisa lihat bahwa 12 penerima ini tidak melakukan pendaftaran tapi dinyatakan lulus verifikasi,” beber Irsad.

Atas hal ini, massa ujuk rasa meminta Bupati Konkep, Amrullah segera memberhentikan Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Konkep, Muhammad Yani karena dinilai tidak lagi kompoten.

Tak hanya itu, kepala bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Diknas Konkep, Suharmin sebagai pengelola kegiatan juga diminta untuk dicopot.

“Yang jelas kami kecewa dengan pengelolaan beasiswa yang dilakukan Dinas Pendidikan ini,” kata Irsad. (Awir)