Beranda Lainnya Advertorial Resmikan Pasar Rahabangga, Wabup Gusli : Pasar Motor Ekonomi Rakyat

Resmikan Pasar Rahabangga, Wabup Gusli : Pasar Motor Ekonomi Rakyat

132
Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara
Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara saat pengguntingan pita tanda pembukaan pasar sore Rahabangga.

UNAAHA, – Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Konawe dibawah kepemimpinan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa dan Wakil Bupati Konawe Gusli Topan Sabara terus berupaya meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi kemasyarakatan.

Tak hanya dari sektor pendidikan, perikanan, peternakan, dan pertanian. Terobosan kali ini Pemkab menyasar perputaran ekonomi kemasyarakan melalui pasar, salah satunya adalah membangun, memperbaiki sarana dan prasarana para pengguna pasar.

Hal ini terlihat saat Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara meresmikan pasar Rahabangga
di Kecamatan Unaaha, Senin, (17/06/2019). Peresmian tersebut sekaligus menambah daftar program yang telah direalisasikan pemerintahan Kery Saiful Konggoasa bersama Gusli Topan Sabara pasca terpilih sebagai Bupati Konawe 2018 lalu.

Didampingi Kepala Dinas Pendapatan (Kadispenda) Ibu Cici Ristianti, Pejabat Pemerintahan Daerah Kabupaten (Pemkab) Konawe, dan para pedagang kaki lima. Gusli Topan Sabara meyakinkan jika peresmian pasar merupakan salah satu bentuk Pemkab mendukung masyarakat dalam meningkatkan tingkat ekonomi pendapatan dan taraf hidup yang lebih baik.

“Dengan adanya pasar akan terjadi suatu perputaran uang yang menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat Kabupaten Konawe,” kata Gusli saat memberikan sambutan.

Oleh karena itu, lanjut Gusli peran pasar sangatlah penting untuk kondisi perekonomian bagi pihak-pihak yang ada didalamnya, baik itu produsen, distributor, konsumen dan pemerintah.

Ditanya soal penarikan retribusi, Pemerintah tetap akan tetap diperlakukan hanya saja, untuk saat ini belum bisa dibebankan kepada para konsumen. Pasalnya, kondisi pasar yang baru diresmikan belum berjalan signifikan. Pihaknya masih akan memberikan kemudahan bagi para pedagang untuk melakukan aktivitas jual beli.

“Karena saya yakin kalau masyarakat sudah di berikan kemudahan masyarakat pasti akan membantu pemerintah nantinya,” ujarnya.

Meski begitu, Gusli tidak menampik kalau berfungsinya pasar tentunya sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan bertambah salah satunya adalah melalui penarikan retribusi.

Gusli memaparkan terkait penarikan retribusi pasar merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang penting. Disamping sumber pendapatan lainnya yang memiliki peran strategis dalam rangka pembiayaan pembangunan daerah.

“Juga merupakan PAD yang mampu berperan membiayai kegiatan yang bersifat semi publik, dimana komponen manfaatnya relatif sangat besar,” paparnya

Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara
Detik-detik pengguntingan pita peresmian pembukaan pasar Rahabangga oleh Wakil Bupati Konawe, Gusli Topan Sabara

Untuk itu, dengan berjalannya pasar kedepan pemerintah bersama stakholder nantinya dapat menggali potensi retribusi pasar semaksimal mungkin sebagai sumber keuangan penyelenggaraan pembangunan daerah.

“Karena pasar adalah salah satu fasilitas bagi masyarakat khususnya masyarakat untuk melakukan kegiatan jual beli dan merupakan sumber penghasilan untuk peningkatan ekonomi,” jelasnya.

Tidak hanya itu, dalam rangka meningkatkan retribusi pasar perlu adanya upaya strategis dan berkelanjutan agar pendapatan asli daerah semakin meningkat dan terasa manfaatnya bagi masyarakat.

Salah satu upaya yang telah ditempuh Pemkab Konawe saat ini antara lain memperbaiki dan meningkatkan sarana dan prasarana agar para pengguna pasar merasa nyaman.

“Dengan sarana dan prasarana yang memadai, diharapkan para pengguna pasar merasa nyaman dan mereka akan membayar retribusi pasar sesuai kewajibannya,” katanya.

Dikatakan, dari sektor retribusi pasar di Kabupaten Konawe dari tahun ke tahun harus ada restorasi atau tindakan berani dan tegas terutama pelaksana di lapangan untuk bertindak sesuai aturan.

“Retribusi pasar sangat potensial untuk ditingkatkan penerimaannya. Hal tersebut dapat terlihat dari indikator antara lain penerimaan Ijin Penempatan loos ataupun kios,” kata mantan Ketua DPRD Konawe ini.

Selain pasar Rahabangga, tak kala penting kata Gusli soal, pasar moderen yang berada di Kecamatan Wawotobi. Pasar sentral yang dikelola oleh perusahaan tersebut menjadi salah satu sentrum perputaran ekonomi di Kabupaten Konawe.

Pemberiaan sambutan oleh Wakil Bupati Konaww, Gusli Topan Sabara usai peresmian pasar Rahabangga.

Olehnya, Pemkab berencana akan meng take over pasar tersebut. Rencana pengambil alihan pasar moderen itu juga menjadi program pasangan Bupati dan Wakil Bupati Konawe.

“Insyah Allah ini menjadi tugas kita sebagai abdi negara untuk membawa konawe yang lebih baik, dengan mengambil alih pasar itu,” ujarnya.

Wabup Konawe Gusli Topan Sabara kembali berharap pasar yang baru diresmikan ini dapat menjadi motor ekonomi yang dapat meningkatkn kesejahteraan masyarakat Konawe.

“Mudah-mudahan proses perputaran khususnya dipasar rahabangga ini bisa lebih cepat,” harapnya.

Sebagai tambahan, pasar Rahabangga ini dibangun diatas lahan seluas 2 hektare milik pemerintah. Ada sekira 700 los pedagang yang bangun.

Los kemudian dibagi dua lokasi, lokasi pertama tempat jual beli pangan seperti sayuran, ikan basar dan bumbu kebutuhan rumah tangga lainnya. Lalu los di lokasi kedua, digunakan untuk penjualan alat rumah tangga harian.

Untuk saat ini, baru los bagian pedagang ikan sayur yang beroperasi, sementara untuk pedagang alat rumah tangga masih dalam perampungan. (Red)