Beranda Lainnya Lipsus Rusdianto: PDIP Dukung Tiga Program Unggulan Pemda Konawe

Rusdianto: PDIP Dukung Tiga Program Unggulan Pemda Konawe

72
Rusdianto
SYUKURAN - Wakil Ketua DPRD Konawe sekaligus Ketua DPC PDIP Kabupaten Konawe, Rusdianto saat menggelar acara syukuran di kediamannya Minggu malam (6/10/2019).

UNAAHA, – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai PDIP Konawe sekaligus Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Konawe, Rusdianto menyatakan, baik partai atau kelembagaan DPRD, mendukung program pemerintahan daerah (Pemda) Kery Saiful Konggoasa dan Gusli Topan Sabara (KSK-GTS).

Secara partai, Rusdianto menjelaskan, PDIP ditugaskan untuk mengawal sembilan program Nawa Cita Presiden Joko Widodo. Untuk itu, tiga program unggulan KSK-GTS yaitu, pertanian, perikanan dan peternakan akan didukung pihaknya.

Sehingga, pada pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2019 Konawe, PDIP tak memasukkan program lain. Bagi PDIP, kata Rudi (akrab dipanggil), visi-misi KSK-GTS tinggal dikawal pelaksanaannya.

“Apa yang didorong bupati dan wakil pada tiga sektor sejalan dengan program Nawa Cita presiden. Sehingga dari partai, kita tinggal sukseskan,” kata Rusdianto, Minggu (6/10/2019).

Secara kelembagaan, sebagai pimpinan, Rudi menegaskan, DPRD mendukung penuh pemda dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tinggal komitmen untuk mengawal, mengamankan dan mendorong pelaksanaan kegiatan di tiga sektor tersebut.

Untuk suksesnya itu, Rudi menuturkan pada APBD-P perubahan yang sedang berlangsung, anggaran untuk tiga sektor dimaksud diprioritaskan. Sehingga pelaksanaannya dapat berjalan maksimal.

“Intinya, DPRD Konawe siap bersinergi dan mendukung program bupati dan wakil untuk kesejahteraan masyarakat Konawe. Kami seluruh anggota DPRD yakin dengan visi-misi ini,” ujarnya.

Kata Rudi, pada Kebijakan Umum Anggaran–Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), memang ada beberapa pembahasan yang dilakukan secara intensif. Terutama soal eksekusi pelaksanaan kegiatan di beberapa dinas yang dinilai kurang menguntungkan masyarakat.

Ia mencontohkan, ada dinas yang ingin mengelola kegiatan sendiri. Namun secara tegas ditolak DPRD karena dinilai akan mengurangi dampak manfaat langsung bagi masyarakat.

Rudi berharap, program-program unggulan pemda dapat terlaksana dengan baik. Tak hanya tahun ini, pada tahun-tahun berikutnya juga dapat berjalan maksimal agar memberikan dampak mensejahterakan masyarakat.

Sementara, pada 2020 mendatang, dirinya ingin agar anggaran di tiga sektor unggulan tersebut dapat ditingkatkan. Baginya, tiga sektor ini diyakini akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

Tak hanya itu, dampak pembangunan juga akan dirasakan. Sebab menurutnya, untuk mengetahui majunya atau berkembangnya suatu daerah memang harus fokus dalam melakukan pembangunan.

“Kita harus fokus pada unggulan daerah kita. Hasilnya agar kita bisa menunjukkan hasil pembangunan kita. Daerah kita luas, satu-satunya cara agar ada pembangunan, itu tadi, fokus kembangkan potensi daerah. Perikanan, pertanian dan peternakan, itu yang pas,” kata Rudi. (red)