Beranda Lainnya Sosbud TA’AWUNO Tolaki Ziarahi Makam Leluhur Konawe

TA’AWUNO Tolaki Ziarahi Makam Leluhur Konawe

588
Kegiatan ziarah makam leluhur tanah Konawe dan Suku Tolaki oleh TA’AWUNO Tolaki

UNAAHA, – Segenap Pengurus Pusat dan dan Daerah Tiari Ana Wonuano (TA’AWUNO) Tolaki melakukan ziarah ke makan-makam leluhur tanah Konawe, semisal makan Raja Konawe Lakidende dan Makam Perdana Menteri Kalenggo beserta istrinya, Sabtu (25/7/2020).

Kegiatan ziarah makam lembaga kepemudaan yang berbasis pada substansi pelestarian adat dan kebudayaan ini didampingi oleh Dewan Sara atau Guru Besar TA’AWUNO Tolaki, Sahir atau dipanggil Ta’ Ali yang tahu soal sejarah dan kebudayaan Tolaki Konawe.

Di kesempatan itu, Ta’ Ali berpesan agar generasi muda harus menghormati para orang tua dan ikut serta menjaga juga melestarikan cagar budaya suku Tolaki yang mulai pudar seiring perkembangan zaman.

Kegiatan ziarah makam leluhur tanah Konawe dan Suku Tolaki oleh TA’AWUNO Tolaki

“Kegiatan ini bentuk penghormatan kepada para leluhur raja-raja Konawe yang sudah berjasa dalam memimpin kerajaan Konawe pada waktu itu,” tutur Ta’ Ali.

Sementara, Ketua Umum DPP TA’AWUNO Tolaki, Zulkifli mengatakan dengan inisiasi ziarah makam para leluhur itu diharapkan mampu mendorong para generasi muda untuk mencintai dan melestarikan nilai nilai dan kebudayaan adat Suku Tolaki.

“Generasi muda kita harus menjaga dan melestarikan kebudayaan kita suku Tolaki dan ini merupakan langkah awal untuk terus melestarikan cagar budaya yang sudah mulai hilang dimakan oleh zaman modern ini,” ujar Zulkifli.

Diharapkan, melalui agenda rutin seperti ini generasi sekarang dapat mencetak sejarahnya sendiri dalam membantu menjaga dan melestarikan kebudayaan Suku Tolaki tanpa harus terus tergantung kepada para orang tua.

Dari sisi religius, kegiatan ziarah ini untuk mengingatkan sesama bahwa masing-masing dari peziarah akan seperti para leluhur yaitu menghadap pada sang Pencipta, Allah SWT.

“Mengingatkan kita sebagai generasi penerus estafet pembangunan daerah, mengingatkan kita akan kematian. Karena semua akan menghadap kepada-Nya,

“Bukan berarti menziarahi makam ini untuk meminta-minta sesuatu ke makam, akan tetapi mendoakan leluhur kita juga sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa-jasa leluhur kita yang sudah berjasa banyak,” pungkas Zulkifli. (Red)