Beranda Lainnya Advertorial Titin Nurbaya Saranani Reses di Konawe, Terima Banyak Aspirasi

Titin Nurbaya Saranani Reses di Konawe, Terima Banyak Aspirasi

206
RESES - Titin Nurbaya Saranani saat menggelar reses masa sidang 1 di Desa Ulubenua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe.
RESES - Titin Nurbaya Saranani saat menggelar reses masa sidang 1 di Desa Ulubenua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe.

UNAAHA, – Anggota Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sultra, Titin Nurbaya Saranani, Senin (3/2/2020) menggelar reses masa sidang 1 di Konawe. Berlangsung di Desa Ulubenua, Kecamatan Amonggedo.

Pada reses yang dihadiri warga Desa Ulubenua dan Desa Puasana, Titin Nurbaya mendapat banyak masukan aspirasi warga yang berjumlah 150-an orang itu, rata-rata soal pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan reses anggota Komisi IV itu, dihadiri Camat Amonggedo, Kabag Humas Pemda Konawe, Kapolsek Pondidaha, dan Danposramil Amonggedo.

Titin Nurbaya mengawali resesnya dengan mengucap terima kasih kepada warga atas kepercayaan mereka memilih dirinya di Pemeilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu. Yang mana, untuk Kecamatan Amonggedo, Desa Ulubenua dan Puasana menjadi lumbung suaranya kala itu.

Seperti diketahui, Titin Nurbaya dalam Pileg 2019 meraup suara terbanyak di Dapil IV Sultra meliputi Konawe, Konawe Utara dan Konawe Kepulauan dengan raihan 26.111 sekaligus peraih suara terbanyak di Sultra.

Selanjutnya, Titin Nurbaya menjelaskan secara singkat tugasnya di DPRD Sultra khususnya Komisi IV. Dijelaskannnya, tugasnya meliputi Bidang Kesejahteraan Rakyat yang meliputi Ketenagakerjaan, Pendidikan, llmu Pengetahuan, dan Teknologi, Kepemudaan dan Olahraga, Agama, Kebudayaan, Kesejahteraan Sosial, Kesehatan, Keluarga Berencana, Pemberdayaan dan Peranan Wanita, Transmigrasi, Museum, Cagar Budaya dan Kepariwisataan.

Titin Saranani lalu menyampaikan uibahwa setiap empat bulan DPRD memasuki masa sidang (kerja dalam kantor) dan reses (kerja di luar kantor).

RESES - Titin Nurbaya Saranani saat menggelar reses masa sidang 1 di Desa Ulubenua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe.
RESES – Titin Nurbaya Saranani saat menggelar reses masa sidang 1 di Desa Ulubenua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe.

Sehingga kata dia, dirinya akan manfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menggali, menjaring dan menampung aspirasi masyarakat, kemudian diperjuangkan program yang diusulkan untuk kesejahteraan masyarakat setempat.

“Tentunya kami akan memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan prioritas masyarakat kita. Sehingga kami turun untuk mendengar langsung apa yang aspirasi konstituen untuk diperjuangkan,” katanya.

Menurut Titin, reses yang dilaksanakan tahun ini akan dibahas untuk anggaran tahun 2021 nannti. Tetapi lanjut dia, tidak menutup kemungkinan reses pada masa sidang I tahun 2019-2020 ini bisa dianggarkan pada perubahan anggaran tahun 2020.

“Anggaran 2020 sudah ditetapkan, jadi reses kami ini untuk anggaran tahun 2021. Tapi bisa saja nanti masuk pada anggaran perubahan kalau itu menjadi kebutuhan prioritas,” ujarnya.

Kemudian, ia menyampaikan bahwa kehadirannya di tempat tersebut untuk mendengar keluhan dan kebutuhan masyarakat setempat. Di hadapan masyarakat Ulu Benua dan Puasana Titin menyampaikan bahwa tugas dari anggota DPRD itu ada tiga yakni Legislasi, Anggaran dan Pengawasan.

Setalah menyampaikan apa yang menjadi tugas pokoknya, serta tujuan reses DPRD Provinsi Sultra, acara kemudian berlanjut dengan diskusi/ tanya jawab untuk menjaring aspirasi secara langsung dari masyarakat setempat.

RESES - Titin Nurbaya Saranani saat menggelar reses masa sidang 1 di Desa Ulubenua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe.
RESES – Titin Nurbaya Saranani saat menggelar reses masa sidang 1 di Desa Ulubenua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe.

Kades Ulu Puasana, Nyoman Arjana pada kesempatan tersebut menyampaikan kemauan dan harapan masyarakatnya. Kata dia, masyarakat setempat berharap Pinehula (air terjun alami) di desa tersebut dapat mengairi persawahan warga setempat.

Tentu dengan bantuan anggaran sangat dibutuhkan dari pemerintah. Sehingga harapan itu dapat dipenuhi

“Kalau ini bisa direalisasi, ini akan menyejahterakan masyarakat Kecamatan Amonggedo pada umumnya, petani pada khususnya,” kata Nyoman Arjana.

Sementara itu, Kades Ulu Benua, Made Asa meminta agar di desanya dapat dibangunkan gedung Taman Kanak- Kanak (TK) disamping untuk taman bermain dan belajar anak juga dalam rangka menghadapi lomba desa.

Mendengar aspirasi masyarakat yang diwakilkan oleh Kades setempat, Titin Nurbaya Saranani menyebut akan menyampaikan hal tersebut ke pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Konawe yang masuk kewenangan Kabupaten.

Terkait masalah keterpenuhan air petani di dua desa tersebut, Titin menyebut akan berkoordinasi dengan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa untuk memenuhi harapan petani setempat.

Sedangakan untuk Kades Ulu Benua, politikus PAN ini akan menyampaikan ke instansi terkait dalam hal ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Konawe.

RESES - Titin Nurbaya Saranani saat menggelar reses masa sidang 1 di Desa Ulubenua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe. Titin Nurbaya memberikan bantuan kepada warga dua desa yang dikunjunginya.
RESES – Titin Nurbaya Saranani saat menggelar reses masa sidang 1 di Desa Ulubenua, Kecamatan Amonggedo, Kabupaten Konawe. Titin Nurbaya memberikan bantuan kepada warga dua desa yang dikunjunginya.

Selaku bunda PAUD Konawe, Titin berjanji akan memperjuangkan apa yang menjadi harapan warga dua desa tersebut. Dirinya menyebut akan merintis Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), warga tinggal menyiapkan lahannya saja.

“Untuk TK dan PAUD itu masuk tanggung jawab Kabupaten Konawe. Saya nanti bersama Kadis Dikbud akan memikirkan anggaran untuk pembangunan gedungnya termasuk alat permainannya,” janji Titin.

Selain itu, Titin juga berjanji akan programkan anggaran insentif kepada guru-guru PAUD untuk meningkatkan kesejahteraan para pahlawan tanpa tanda jasa tersebut.

Ditemui usai melakukan Reses, Titin menyebut akan memperjuangkan aspirasi masyarakat setempat. Baik yang masuk dalam domain kabupaten maupun yang masuk wilayah pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ditanya masalah adanya aspirasi yang tidak sesuai dengan bidang di Komisi- nya, Titin menyebut itu tidak menjadi halangan untuk diperjuangkan. Kata Dia, semua aspirasi akan dibahas di gedung Dewan.

“Kami akan perjuangkan lintas Komisi, ada pak Syamsul Ibrahim (PAN) yang menangani masalah pertanian. Beliau juga kan dari dapil Sultra VI. Jadi kita akan perjuangkan,” tutupnya. (Red)