Beranda Kampung Pendidikan UN Tingakt SMP, Kery : Semua Berjalan Aman

UN Tingakt SMP, Kery : Semua Berjalan Aman

604
Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa bersama Kadis Pendidikan Jumrin Pagala saat memeriksa soal yang sedang dikerjakan oleh siswa SMPN 1 Unaaha
Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa bersama Kadis Pendidikan Jumrin Pagala saat memeriksa soal yang sedang dikerjakan oleh siswa SMPN 1 Unaaha

Kampung Konawe
Unaaha, – Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat Menengah
Pertama, Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa didampingi Plt. Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, Jumrin Pagala melakukan pemantauan, di SMPN 1 Unaaha, Selasa (2/5) kemarin.

Menurut Kery, meskipun semua pelaksanaan UN di Konawe masih dilakukan secara manual, namun sejauh ini tidak ada kendala. Pihaknya tidak menemukan adanya masalah teknis seperti lembar soal yang rusak atau topik soal yang tidak mendidik.

“Kita harapkan siswa mampu mengerjakan UN dengan hasil baik. Target kita, indeks prestasi siswa terus meningkat, dan memang setiap tahun seperti itu,” ujar Kery.

Bahkan kata dia, dari laporan Kadis Pendidikan Konawe diketahui bahwa,
semua siswa yang terdaftar sebagai peserta ujian mengikuti ujian kali
ini.

“Nah, saya tidak tahu jelas berapa jumlah keseluruhan peserta ujian. Tapi, kalau di SMP 1 Unaaha ini dari 213 siswa yang terdaftar, alhamdulillah hanya satu orang yang tidak masuk karena sakit, tetapi pihak sekolah telah mengantarkan soal untuk siswa ini,” kata Kery.

Lanjut Kery, pemantauan rutin ia lakukan setiap ujian dilaksanakan, dengan harapan semua berjalan baik. Sebab menurutnya, jika sumber daya manusia meningkat, maka secara otomatis perekonomian masyarakat juga
akan meningkat.

Olehnya itu, Kery mengaku beberapa program Pembangunan Masyaralat Sejahtera dan Berdaya Saing (Perisai) terus digenjot untuk melahirkan masyarakat yang berkualitas dengan pendidikannya.

Program pemerintah saat ini fokus pada peningkatan Sumber Daya Manusia
(SDM), sehingga lebih 20 persen Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(APBD) digelontorkan untuk pendidikan. Mulai dari program Guru Tidak Tetap (GTT) khusus daerah tertinggal, hingga bantuan beasiswa bagi
siswa berprestasi hingga jenjang Srata Tiga (S3) atau gelar Doktor.

“Konawe ini adalah harapan Indonesia, makanya kita harus menyiapkan
masyarakat kita dengan kualitas ilmunya, apalagi dengan adanya Kawasan
Industri Morosi yang akan menyerap tenaga kerja,” Imbuhnya

Harapannya, pelaksanaan ujian nasional di Konawe, dapat berjalan dengan lancar hingga akhir pelaksanaan. Ia juga berharap agar seluruh siswa yang mengikuti dapat mendapat hasil yang memuaskan. (KS/Red)