Beranda Kampung Hukrim Warga Sibuk Mencoblos, Kotak Amal Masjid Nyaris Digasak Pencuri

Warga Sibuk Mencoblos, Kotak Amal Masjid Nyaris Digasak Pencuri

480
Terduga pelaku pencurian kotak amal di Masjid Nurul Falah Desa Bao Bao, Kecamatan Sampara saat diamankan Polisi dibantu warga akibat hendak dihakimi warga yang mengetahui kejadian itu.

UNAAHA, – Di sela-sela pelaksanaan Pemilu serentak yang jatuh pada tanggal 17 April 2019, Warga Desa Bao Bao, Kecamatan Sampara dibuat heboh dengan adanya aksi pemuda yang diduga hendak melakukan pencurian uang dalam kotak amal masjid.

Dahlan (54) selaku saksi yang pertama kali menemukan pelaku, kemudian menceritakan dengan rinci mengenai alur kejadian sehingga pelaku akhirnya berhasil diamankan di Polsek Sampara.

Diceritakan Dahlan, awalnya sekira pukul 10.30 Wita ia sedang mengecat rambut putihnya di dalam rumah yang letaknya tepat di samping masjid Nurul Falah Bao Bao.

Seketika itu, ia melihat seorang pemuda yang mengenakan celana panjang warna hitam dan kemeja panjang biru muda, melintas di depan rumahnya menuju masjid. Curiga dengan gelagat pelaku, ia kemudian mengikutinya dari belakang tanpa diketahui.

Saat berada dalam masjid, Dahlan menuturkan, tidak ada tanda tanda pelaku hendak melakukan sholat. Pelaku malah duduk tepat di samping kotak amal.

“Saya pertama lihat dari ventilasi belakang masjid. Setelah pandangan saya alihkan, saya dengar ada bunyi seperti gesekan besi. Saya lihat kembali ternyata kotak amal sudah terbuka dan tangan kirinya berada dalam kotak amal, sedangkan tangan kanannya sedang pegang hp,” terangnya.

Melihat kejadian tersebut, pria yang berprofesi sebagai petani itu, kemudian memanggil warga. Selang beberapa saat, warga kemudian berhasil meringkus terduga pelaku pencurian itu.

Senada dengan itu, Kanit Reskrim Polsek Sampara, Bripka Lastari yang ditemui di ruang kerjanya menjelaskan, bahwa polisi berhasil meredam amukan massa yang geram dengan aksi pelaku.

“Tadi itu kami sedang ada giat patroli dalam rangka pengamanan Pemilu. Kebetulan saat lewat di depan masjid di Bao bao, terlihat kerumunan warga banyak sekali.”

“Kami kemudian turun dan ternyata ada terduga maling. Warga sebenarnya marah besar, namun syukur kami berhasil meredam amarah masyarakat,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa terduga berinisial JM berusia 21 tahun, bertempat tinggal di Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, adalah seorang yang bekerja sebagai sales alat kesehatan.

Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti yakni kotak amal warna merah muda, bersama dengan uang tunai senilai Rp46.700 (empat puluh enam ribu tujuh ratus rupiah).

Status JM masih menunggu pemeriksaan saksi saksi untuk selanjutnya dinaikkan statusnya sebagai tersangka dan diadakan gelar perkara.

Lanjut Bripka Lastari, berdasarkan informasi yang dihimpun, pencurian uang dalam kotak amal bukan pertama kalinya terjadi di Desa Bao bao.

“Ini sudah yang ketiga kalinya. Info yang saya dapat juga, di Desa Wowa Andaroa juga pernah ada kecurian di masjid,” tambahnya.

Guna penyidikan lebih lanjut, JM sementara ditahan di Polsek Sampara. (Red)